Jokowi Singgung RUU Perlindungan Data Pribadi, Kapan Rampung?

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
10 December 2021 12:45
Presiden Joko Widodo menyampaikan komitmen Indonesia untuk terus memajukan demokrasi dan hak asasi manusia (HAM), baik pada level kawasan maupun global. Salah satu wujud konkretnya adalah penyelenggaraan Bali Democracy Forum (BDF) yang tepat hari ini, 9 Desember 2021. (Muchlis Jr - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan pentingnya perlindungan data pribadi dalam menjamin perlindungan hak asasi manusia (HAM).

Hal tersebut dikemukakan Jokowi saat memberikan pengarahan dalam peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia Tahun 2021 secara virtual di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

"Perlindungan data pribadi juga menjadi perhatian serius pemerintah dan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari HAM," kata Jokowi, Jumat (10/12/2021),


Jokowi mengaku telah memerintahkan Menteri Komunikasi dan Informatika Jhonny Plate, serta kementerian lembaga untuk menuntaskan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perlindungan Data Pribadi.

"Agar perlindungan hak asasi masyarakat dan kepastian berusaha di sektor digital dapat terjamin," kata Jokowi.

Jokowi juga sempat bicara mengenai perkembangan ilmu pengetahuan di era disrupsi. Menurutnya, perlu adanya inovasi dalam mengatasi era digitalisasi.

"Kita harus berinovasi dalam upaya untuk melindungi hak asasi warga negara Indonesia terutama untuk kelompok warga yang marjinal. Kita harus terus membangun Indonesia maju dan menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," tegasnya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Nah Lho! Ada Ramalan Ngeri Soal Kiamat Internet di Bumi


(cha/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading