Elon Musk Tiba-tiba Cemas Masa Depan SpaceX, Ada Apa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
01 December 2021 12:10
Tesla and SpaceX Chief Executive Officer Elon Musk listens to a question as he speaks at the SATELLITE Conference and Exhibition in Washington, Monday, March 9, 2020. (AP Photo/Susan Walsh)

Jakarta, CNBC Indonesia - SpaceX berpotensi bangkrut. Ini diungkapkan oleh bos perusahaan, Elon Musk, karena pengembangan mesin Raptor yang merupakan penggerak roket Starship.

Hal ini dituliskan Elon Musk dalam email ke seluruh perusahaan. Email tersebut pertama kali dilaporkan oleh Space Explored yang merupakan subset dari 9to5Mac.

Dalam email itu dia juga mengungkapkan kurangnya kemajuan pada pengembangan mesin Raptor, penggerak roket Starship.


Ucapan itu dituliskan Elon Musk dalam email ke seluruh perusahaan. "Krisis produksi lebih buruk dari beberapa minggu lalu," kata Elon Musk, dikutip dari CNBC Internasional, Rabu (1/12/2021).

"Kami menghadapi risiko kebangkrutan jika kami tidak bisa mencapai tingkat penerbangan Starship setidaknya setiap dua minggu sekali pada tahun depan".

CNBC Internasional menuliskan email tersebut memberikan lebih banyak konteks signifikan pada kepergian mantan Wakil Presiden Propulsi,Will Heltsley awal bulan ini. Sebelumnya, dilaporkan jika Heltsley dikeluarkan dari pengembangan Raptor sebelum dia mundur.

Dalam emailnya, Elon Musk juga menuliskan kepemimpinan perusahaan telah menggali masalah program sejak saat itu. Selain itu juga menemukan keadaan 'menjadi lebih parah' dari yang diperkirakan sebelumnya.

Saat dimintai keterangan oleh CNBC Internasional, SpaceX tidak langsung menanggapi permintaan tersebut. Sementara Heltsley tidak menanggapi permintaan berkomentar.

Karena masalah ini, liburan panjang Thanksgiving Elon Musk batal. Setelah mengetahui situasi Raptor, dia mengatakan secara pribadi akan bekerja di jalur produksi dari Jumat malam hingga akhir minggu lalu.

"Kami membutuhkan semua tangan untuk memulihkan dari apa yang sebenarnya adalah bencana," jelasnya.

Raptor memang jadi 'nyawa' dari Starship. Roket tersebut bertugas meluncurkan kargo dan orang dalam misi ke Bulan dan Mars, saat ini sedang diuji prototipenya dalam fasilitas di Texas Selatan serta melakukan uji penerbangan.

Namun ternyata untuk pindah ke peluncuran orbital, prototipe membutuhkan masing-masing sebanyak 39 pemain Raptor. Artinya membutuhkan peningkatan signifikan untuk jumlah produksi mesin.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Caplok Twitter, Elon Musk Bicara Nasibnya Sebagai Bos Tesla


(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading