Mengenal Black Friday, Sejarah dan Kisah di Baliknya

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
26 November 2021 16:10
Calvin Bloom carries several bags filled with Disney themed toys on Black Friday at JC Penney store in the Wyoming Valley Mall on Black Friday, in Wilkes-Barre, Pa., Friday Nov. 27, 2020. (Mark Moran/The Citizens' Voice via AP) Foto: AP/

Jakarta, CNBC Indonesia - Amerika Serikat bukan hanya merayakan Thanksgiving di akhir November. Namun juga ada Black Friday, dimana banyak diskon besar-besaran yang terjadi pada hari Jumat keempat November setelah Thanksgiving.

Black Friday tahun ini jatuh pada 26 November 2021. Lalu apa sebenarnya Black Friday?

Kisah yang sering berulang pada Thanksgiving adalah tradisi Black Friday terkait dengan penjual ritel. Jadi mereka yang beroperasi satu tahun dengan kerugian (merah), seharusnya mendapat keuntungan (hitam) satu hari setelah Thanksgiving, karena menghabiskan banyak uang untuk diskon barang dagangan.


Namun ada juga yang mengatakan sebenarnya Black Friday pertama bukan soal belanja setelah Thanksgiving. Namun adalah saat krisis keuangan, jatuhnya pasar emas AS 24 September 1869, dikutip dari laman History, Jumat (26/11/2021).

Saat itu dua pemodal Wall Street, Jay Gould dan Jim Fisk bekerja sama untuk membeli emas negara sebanyak mungkin. Dengan harapan bisa mendorong harga lebih mahal dan menjualnya untuk mendapatkan keuntungan besar.

Namun saat hari Jumat bulan September itu konspirasi terungkap. Membuat pasar saham terjun bebas dan semua orang bangkrut.

Laman tersebut juga menuliskan ada mitos lain yakni mengklaim tahun 1800-an pemilik perkebunan Selatan membeli pekerja yang bisa diperbudak dengan harga diskon pada hari setelah Thanksgiving.

Sementara itu Hindustan Times, mencatat ada beberapa teori yang mengarah pada perayaan Black Friday. Misalnya di Philadelphia tahun 1960-an, departemen kepolisian setempat mengeluh hari Jumat setelah Thanksgiving yang menghasilkan jalan macet dan menyebutnya Black Friday atau Jumat Hitam.

Di sisi lain, blog Oxford University press mengatakan para peneliti Oxford English Dictionary menemukan istilah Black Friday pertama kali tahun 1610. Tapi tidak berhubungan dengan penjualan atau Thanksgiving, namun berhubungan dengan ujian dilakukan setiap hari Jumat.

Oxford University Press menyebutkan Black Friday sebagai musim belanja dimulai tahun 1961. Lalu Parade Thanksgiving yang ikonik pada departemen store AS Macy's memperkuat hubungan hari Jumat setelah perayaan Thanksgiving dan menjadi pertanda dimulai musim belanja.


[Gambas:Video CNBC]

(npb/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Artikel Terkait
Features
    spinner loading