Di Luar Dugaan, Kriteria Ini Ternyata Penanda Orang Jenius

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
13 November 2021 06:15
Ilustrasi manusia jenius. (Dok: Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Mendeteksi seorang dengan tingkat kecerdasan tinggi atau jenius tidak hanya dengan melakukan tes IQ (intelligence quotient). Tetapi bisa juga melalui kebiasaan dan tingkah laku seseorang.


Hal ini bisa dilihat dari cara berpakaian hingga kebiasaan gaya hidupnya kerap kali dijadikan sebagai ciri bahwa orang tersebut dianggap sebagai orang jenius. Biasanya orang jenius akan dianggap memiliki kebiasaan cukup berbeda dengan orang dengan tingkat kecerdasan rata-rata.

Berikut beberapa ciri yang biasanya ditunjukkan oleh oleh orang jenius yang dirangkum oleh CNBC Indonesia.

1. Cenderung Berantakan

Menurut profesor Cornell Robert J. Sternberg, PhD, kecerdasan adalah kemampuan untuk belajar dari pengalaman, beradaptasi dengan situasi baru, memahami dan menangani konsep abstrak, serta menggunakan pengetahuan untuk memahami lingkungan seseorang.

Dalam sebuah eksperimen dari University of Minnesota, ditemukan bahwa orang-orang di lingkungan yang berantakan menghasilkan lebih banyak ide kreatif daripada mereka yang berada di tempat yang rapi.

2. Suka Menyendiri alias 'Me Time'

Dalam penelitian yang berjudul 'Country roads, take me home... to my friends: How intelligence, population density, and friendship affect modern happiness' tersebut, orang dengan IQ tinggi ternyata lebih senang untuk 'me time' atau menghabiskan waktu sendiri.

Hal ini berdasarkan penelitian Norman P. Li dari Singapore Management University dan Satoshi Kanazawa dari The London School of Economics and Political Science yang pernah mengungkapkan bahwa keramaian membuat orang dengan IQ tinggi tidak nyaman.

3. Mengakui Kesalahan

Meski tidak harus spesifik dilakukan oleh jenius, namun seharusnya kebiasaan ini harus dimiliki oleh seluruh orang. Namun sayangnya kebanyakan saat ini orang cenderung merasa benar dibanding mengakui salah meski berada di posisi yang salah.

Perbedaannya, orang yang memiliki IQ tinggi cenderung memiliki otak yang mampu memahami sudut pandang orang lain dan tidak takut untuk mengakuinya.

4. Sering Mengkritik Diri Sendiri

Dalam sebuah studi tahun 1999 dari Cornell University, para peneliti menemukan bahwa orang yang tidak kompeten tidak dapat mengenali ketidakmampuan mereka sendiri, sehingga menyebabkan penilaian diri meningkat.

Padahal banyak orang mungkin berpikir bahwa orang orang cerdas itu pasti percaya diri. Tetapi penelitian menunjukkan bahwa orang cerdas tidak demikian.

Studi ini menemukan bahwa orang yang sangat kompeten cenderung meremehkan kemampuan mereka. Hal itu dikarenakan mereka tahu seberapa banyak pengetahuan yang ada di luar sana. Jadi bukannya terlalu percaya diri, malah mereka justru sering mengkritik diri sendiri.

Sering Begadang?
BACA HALAMAN BERIKUTNYA
HALAMAN :
1 2
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading