Naik Motor & Mobil Keluar Kota Wajib PCR, Ini Rinciannya

Tech - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
01 November 2021 14:15
Petugas memeriksa dokumen pengendara motor di pos penyekatan, Jalur Pantura Kedungwaringin, perbatasan Kabupaten Bekasi-Karawang, Senin (10/5/2021).  Dari data yang didpat dari  jam 8.00 wib hingga 12.00 wib sebayak 415 kendaraan yang terdiri dari 342 kendaraan roda dua, 69 kendaraan roda empat, 2 travel dan 2 pickup telah di putar balik. (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia- Kementerian Perhubungan mengeluarkan Surat Edaran (SE) Nomor 90 Tahun 2021 tentang Petunjuk Pelaksanaan Perjalanan Orang Dalam Negeri dengan Transportasi Darat Pada Masa Pandemi Corona Virus Disease 2019 (covid-19).

Beleid anyar ini mengatur syarat perjalanan darat baru, termasuk bagi pengendara motor dan mobil.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kementerian Perhubungan Budi Setyadi menyatakan pelaku perjalanan moda transportasi darat wajib menunjukkan kartu vaksin minimal dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif RT-PCR maksimal 3x24 jam atau antigen maksimal 1x24 jam sebelum perjalanan.


Aturan ini berlaku dari minimal jarak 250 km atau waktu perjalanan 4 jam dari dan ke Pulau Jawa-Bali. "Ketentuan syarat perjalanan tersebut berlaku bagi pengguna kendaraan bermotor perseorangan, sepeda motor, kendaraan bermotor umum, maupun angkutan penyeberangan," kata Budi Setiyadi dalam keterangan tertulis Senin (1/11/2021).

Aturan yang sama juga berlaku bagi pelaku perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi darat dan angkutan penyeberangan dari dan ke daerah di luar Pulau Jawa-Bali. "Surat keterangan ini mulai kami berlakukan secara efektif per tanggal 27 Oktober 2021 hingga batas yang akan ditentukan kemudian dan dapat diperpanjang sesuai kebutuhan di lapangan," ujarnya.

Sementara itu, Khusus pengemudi dan pembantu pengemudi kendaraan logistik yang melakukan perjalanan dalam negeri di wilayah Pulau Jawa-Bali, berlaku ketentuan sebagai berikut:

a) wajib menunjukkan kartu vaksin dosis lengkap dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 14x24 jam sebelum keberangkatan;

b) wajib menunjukkan kartu vaksin dosis pertama dan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 7x24 jam sebelum keberangkatan;

c) wajib menunjukkan surat keterangan hasil negatif Rapid Test Antigen yang sampelnya diambil dalam kurun waktu maksimal 1x24 jam sebelum keberangkatan apabila belum mendapatkan vaksinasi.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading