Peneliti Temukan Planet Baru di Tata Surya, Seperti Apa?

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
28 October 2021 17:00
NASA's Juno spacecraft captures Jupiter's southern hemisphere, as the spacecraft performed its 13th close flyby of Jupiter on May 23, 2018. Picture taken May 23, 2018. NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS/Kevin M. Gill/Handout via REUTERS Foto: Planet Jupiter (NASA/JPL-Caltech/SwRI/MSSS/Kevin M. Gill/Handout via REUTERS)

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah planet exoplanet baru saja ditemukan oleh peneliti. Planet berukuran beberapa kali dari Jupiter itu disebut bisa menjawab pertanyaan soal awal terbentuknya.

Planet 2M0437b berusia lebih muda dari planet di tata surya ini yang terbentuk sekitar 4,5 miliar tahun lalu. Para peneliti mencatat planet itu mungkin sepanas lava akibat energi yang dilepaskan selama pembentukannya.

Tim ilmuwan menemukan 2M0437b dengan menggunakan Teleskop Subaru, Mauna Kea Hawaii. Teleskop itu berhasil menangkap gambar planet bercahaya yang berasal dari pantulan bintang, dikutip Space, Kamis (28/10/2021).

"Penemuan kebetulan ini menambah daftar elit planet yang kita amati secara langsung dengan teleskop kami," kata Eric Gaidos yang merupakan penulis utama penelitian ini.

"Dengan menganalisa cahaya dari planet, kami bisa mengatakan sesuatu tentang komposisi dan mungkin di mana dan bagaimana terbentuknya dalam piringan gas yang lama hilang dan debu di sekitar bintang induknya".

Planet ini juga cukup istimewa. Sebab jaraknya cukup dekat dan bisa diamati secara langsung, tidak seperti planet lainnya.

Sebenarnya 2M0437b sudah ditemukan sejak tahun 2018. Yakni oleh peneliti tamu University of Hawaii for Astronomy, Teruyuki Hirano, yang merupakan rekan penulis studi ini.

Saat itu kamera near-infrared di Observatorium Keck memperlihatkan planet mengorbit pada bintang induknya. Diperkirakan jaraknya sekitar 100 unit astronomi, sebagai informasi satu unit informasi sama seperti jarak rata-rata Bumi dan Matahari yakni 150 juta kilometer.

Namun baru tiga tahun kemudian, para peneliti mengonfirmasi pengamatan Subaru. Sebab bintang induk itu bergerak sangat lambar dari langit Bumi.

Penelitian soal planet baru ini nampaknya tak akan berhenti. Sebab diharapkan bisa mendapatkan informasi lebih banyak pada teleskop luar angkasa James Webb milik NASA.

Teleskop itu dijadwalkan akan meluncur pada 18 Desember 2021 mendatang. Diharapkan akan ada banyak informasi soal 2M0437b seperti gas yang terkandung di atmosfer dan piringan di sekitarnya yang mungkin membentuk bulan.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Astronom Temukan 5 Planet Mengerikan, Ada yang Mirip Bumi!


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
LAINNYA DI DETIKNETWORK
    spinner loading
Features
    spinner loading