Internasional

Skandal! Geger Facebook Paper, Seret Nama Mark Zuckerberg

Tech - Tommy Patrio Sorongan, CNBC Indonesia
26 October 2021 07:40
FILE PHOTO:  Facebook Founder and CEO Mark Zuckerberg speaks on stage during the annual Facebook F8 developers conference in San Jose, California, U.S., April 18, 2017. REUTERS/Stephen Lam/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah laporan terbaru menunjukkan bahwa sebuah skandal terjadi di perusahaan platform media sosial, Facebook. Bahkan, pendiri Facebook Mark Zuckerberg juga terlibat dalam skandal itu.

Mengutip AFP, seorang mantan karyawan Facebook,Frances Haugen,membocorkan banyak studi internal yang menunjukkan kesengajaan perusahaan itu membiarkan ujaran kebencian. Para eksekutif mengetahui potensi berbahaya dari akun-akun Facebook yang tidak terkontrol tapi membiarkan.


Haugen mencontohkan di Vietnam, di mana Facebook mengizinkan ujaran kebencian berkembang secara internasional karena alasan "kekurangan linguistik". Hal ini disebut-sebut sudah diketahui Mark, namun Facebook mengabaikannya dan memicu polarisasi beracun secara online.

"Facebook tidak mau menerima bahkan sedikit keuntungan yang dikorbankan untuk keselamatan, dan itu tidak dapat diterima," katanya kepada anggota parlemen Inggris pada Senin (25/10/2021) dikutip AFP.

Hal ini pun mendapatkan kecaman dari berbagai pihak.Senator AS yang juga merupakan kritikus raksasa teknologi,Richard Blumenthal, mengatakan bahwa perusahaan itu telah mengalami krisis moral.

"Dokumen-dokumen yang memberatkan ini menggarisbawahi bahwa kepemimpinan Facebook secara kronis mengabaikan alarm internal yang serius, memilih untuk menempatkan keuntungan di atas orang-orang," ujarnya.

Sementara itu, Facebook menyangkal hal ini. Mark Zuckerberg mengatakan bahwa laporan tersebut sesat dan menempatkan publik dalam persepsi yang tidak akurat.

"Kritik dengan itikad baik membantu kami menjadi lebih baik, tetapi pandangan saya adalah bahwa apa yang kami lihat adalah upaya terkoordinasi untuk secara selektif menggunakan dokumen yang bocor untuk melukiskan gambaran palsu tentang perusahaan kami," kata Zuckerberg.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading