Gokil! Perusahaan Ini Menambang Emas dari Smartphone Tua

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
21 October 2021 16:56
Infografis: Fakta-Fakta Rencana Pembatasan Pembangunan Smelter Nikel RI

Jakarta, CNBC Indonesia - Produsen koin asal Inggris, Royal Mint bakal memproduksi emas dengan inovasi baru. Namun yang membuat spesial, benda tersebut berasal dari sampah elektronik seperti smartphone dan menjadi yang pertama dengan teknologi tersebut.

Chief Executive perusahaan, Anne Jessopp mengatakan teknologi akan membantu 'membuat dampak nyata pada salah satu tantangan lingkungan terbesar di dunia', dikutip dari laman BBC, Kamis (21/10/2021).

Dia menambahkan dengan cara ini bisa mengurangi limbah elektronik, serta melestarikan logam mulia dan mengembangkan keterampilan baru. Sementara itu Chief Growth Officer, Sean Millard menyebutnya sebagai revolusioner.


"Ini menawarkan potensi besar untuk Royal Mint dan ekonomi sirkular, membantu menggunakan kembali sumber daya yang berharga dari planet kita dan membuat keterampilan baru di Inggris," jelasnya.

Rencana ini akan melihat logam mulia pulih dalam suhu kamar di site milik Mint di Llantrisant, Rhondda Cynon Taf. Diperkirakan kurang dari seperlima limbah tersebut akan didaur ulang.

Untuk proyek itu, perusahaan telah menandatangani kerja sama dengan startup asal Kanada, Excir. Ini dilakukan untuk memulihkan lebih dari 99% emas dari circuit board perangkat.

Disebutkan jika bahan kimia akan menargetkan dan mengekstrak logam mulia dari circuit board. Aktivitas ini hanya membutuhkan hitungan detik saja.

Sebagai informasi, para peneliti memperkirakan peralatan elektronik dan listrik yang dibuang tahun ini lebih dasri 57 juta ton. Ini akan terus bertambah jika tidak ada yang bisa menyelesaikan masalah tersebut.

Menurut Royal Mint, kemungkinan pada 2030 akan ada 74 juta ton limbah elektronik atau hampir dua kali lipat dalam satu dekade.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading