Duh, Mobil Tesla di AS Kecelakaan Lagi Gegara Fitur Autopilot

Tech - Bramudya Prabowo, CNBC Indonesia
29 August 2021 19:30
FILE PHOTO: A sign is seen outside Tesla Motors' new showroom in Manhattan's Meatpacking District in New York City, U.S., December 14, 2017.   REUTERS/Brendan McDermid/File Photo

Jakarta, CNBC Indonesia - Sebuah kecelakaan yang menimpa Tesla Model 3 gegara fitur autopilot kembali terjadi. Setelah Maret lalu, kali ini kecelakaan terjadi di Orlando, Florida, Amerika Serikat (AS) pada, Sabtu (28/8/2021) waktu AS.

Seperti dikutip CNBC International, mobil itu dilaporkan telah menabrak mobil polisi yang diparkir dan SUV Mercede. Tidak ada cedera atau korban jiwa yang dilaporkan pascakecelakaan.

Namun, setelah dimintai keterangan, pengemudi Tesla Model 3 mengatakan kepada petugas, bahwa dirinya menggunakan fitur autopilot dan menyebabkan tabrakan.


Hingga saat ini, investigasi masih dilakukan oleh pihak kepolisian setempat, guna mendalami apakah benar autopilot Tesla menyebabkan atau berkontribusi pada insiden tersebut.

Atas kejadian ini juga belum ada keterangan resmi dari pihak Tesla. Ini mengingat Tesla menyertakan autopilot sebagai penawaran standar di semua kendaraan baru.

Perusahaan juga menjual sistem bantuan pengemudi premium yang dijual di bawah kendali Full Self-Driving (FSD). Untuk harganya sendiri, FSD dibanderol US$ 10.000 di muka atau US$ 199 per bulan untuk pelanggan di AS.

Akan tetapi, perlu juga diperhatikan bahwa baik autopilot dan FSD juga mengharuskan pengemudi untuk tetap memperhatikan kemudi mobil setiap saat. Karena dua fitur tersebut, tidak membuat kendaraan Tesla menjadi otonom.


[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading