Hapus Segera Aplikasi Ini dari HP-mu atau Kena Pencurian!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
13 August 2021 08:25
Infografis/Awas Dibobol Hacker Jangan Pakai  10 Password Buruk Ini

Jakarta, CNBC Indonesia - Para pengguna Android perlu berhati-hati. Sebab sebuah peneliti menemukan aplikasi yang mampu menginfeksi HP dan bahkan bisa mencuri uang korbannya.

Para pengguna juga diingatkan untuk tidak menekan URL singkat yang diterimanya. Peneliti malware dari ESET, Lukas Stefanko menyebutkan link tersebut adalah teknik iklan agresif dan mengarahkan ke laman yang berbahaya.

"Monetisasi berarti saat seseorang mengklik link seperti itu, sebuah iklan, akan ditampilkan yang menghasilkan pendapatan pada orang yang membuat URL," kata Stefanko, dikutip dari Express, Jumat (13/8/2021).


Teknik tersebut digunakan misalnya scareware adalah memberitahu pengguna jika ponsel mereka terkena malware. Para korban akan diminta mengunduh aplikasi yang ada di Play Store atau mengikuti survey.

Selain itu korban juga akan dikirimkan konten dewasa, menawarkan untuk langganan SMS premium, hingga mengaktifkan notifikasi browser.

"Masalahnya beberapa layanan link singkat itu menggunakan teknik iklan yang agresif seperti iklan scareware: memberi tahu pengguna jika perangkat terinfeksi malware berbahaya, mengarahkan pengguna mengunduh aplikasi dari Google Play Store atau berpartisipasi dalam survey tidak jelas, mengirimkan konten dewasa, menawarkan memulai langganan SMS premium, mengaktifkan notifikasi browser, dan membuat penawaran meragukan memenangkan hadiah," jelasnya.

Para pengguna Android diminta mendownload aplikasi berbahaya dan akan memuat malware Android/fakeAdBlocker, lalu akan mengunduh dan mengeksekus muatan seperti trojan perbankan, SMS, dan adware agresif.

Untuk mengecek apakah kamu jadi korban, bisa masuk ke menu Pengaturan selanjutnya pilih Aplikasi. Malware bisa ketahui karena tidak memiliki ikon atau ama aplikasi serta sudah menemukannya klik satu kali dan teman Uninstall.

Android/fakeAdBlocker dapat bersembunyi dari penglihatan pemilik HP. Muatan ni akan mengirimkan mulai dari konten dewasa, acara kalender spam hingga beberapa waktu ke depan.

"Mempercayai iklan scareware dapat merugikan korbannya baik dengan mengirimkan pesan SMS tarif premium, berlangganan layanan yang tidak perlu atau mengunduh aplikasi tambahan dan seringkali berbahaya. Selain itu kami mengidentifikasi berbagai trojan perbankan Android dan SMS yang diunduh dan dieksekusi," kata Stefanko.

Selain di Android, malware ternyata ditemukan juga mengancam pada ponsel iOS. Saat malware sudah masuk ke perangkat, pengguna akan mendapatkan banyak iklan yang tidak diinginkan, yakni kalender spam dan menipu untuk menekan sebuah link berbahaya.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Awas! Jangan Klik Link Ini, Atau Uang Kamu Dirampok!


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading