Pemandangan Berbeda Gerhana Matahari Cincin dari Luar Angkasa

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
11 June 2021 14:20
A partially eclipsed sun peaks out from behind a cloud as it rises over lower Manhattan in New York, Thursday, June 10, 2021. (AP Photo/Seth Wenig)

Jakarta, CNBC Indonesia - Masyarakat Bumi sebelah utara pada Kamis (10/6/2021) dapat menikmati fenomena Gerhana Matahari Cincin. Namun pemandangan berbeda terlihat dari luar angkasa saat fenomena itu terjadi.

Dari Bumi, terlihat Matahari membentuk cincin atau Bulan saat menutupi permukaan Matahari. Sementara di luar angkasa hanya terlihat bayangan Bulan yang berada di permukaan Bumi.

Satelit Goes-East milik NASA berhasil menangkap Gerhana Matahari Cincin dari antariksa. Satelit itu berhasil menangkap bayangan Bulan yang jatuh ke Bumi dari sudut pandangannya di antara dua obyek tersebut, dikutip Space, Jumat (11/6/2021).


Dalam sebuah video, terlihat bayangan Bulan bergerak melintasi permukaan Bumi. Ini terjadi saat Bulan berada di depan Matahari dan menghalangi sinarnya.

Sementara itu Gerhana Matahari Cincin berhasil terlihat di sejumlah wilayah di Bumi. Termasuk wilayah AS yang hanya bisa melihat Gerhana Matahari sebagian saja.

Pemandangan itu memperlihatkan seperti Matahari Sabit. Sebab Bulan hanya bergerak sedikit saja untuk menutupi permukaan Matahari.

Tak hanya di AS, masyarakat London, Inggris juga dapat melihat Gerhana Matahari Cincin itu. Sayangnya masyarakat Berkshire juga tak bisa begitu melihat fenomena itu.

Sementara Gerhana Matahari Cincin Api tampak sempurna di wilayah bagian utara seperti Kutub Utara, sebagian Greenland dan Kanada.

Fenomena tersebut terjadi saat Matahari terhalang oleh Bulan. Namun karena jarak Bulan terlalu jauh dari Bumi, maka tak seluruh permukaan Matahari tertutup.

Bagian tepian Matahari masih bisa terlihat dan memancarkan sinarnya. Itu sebabnya kejadian tersebut disebut Gerhana Matahari Cincin.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading