Internasional

Fakta Terkini Suntikan Vaksin Sinovac 20 Kali Lebih Kuat

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
11 June 2021 12:20
Samples of Sinovac vaccine are displayed at Suvarnabhumi airport in Bangkok, Thailand, Wednesday, Feb. 24, 2021, aheads of the arrival of first shipments of 200,000 doses of the Sinovac vaccine and 117,000 doses of the AstraZeneca vaccine on Feb. 24. (AP Photo/Sakchai Lalit)

Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan bioteknologi China Sinovac, mengklaim suntikan ketiga vaksin Covid-19 buatannya mampu meningkatkan respons imun tubuh. Bahkan, produsen CoronaVac itu meyakitkan imun bisa naik hingga dua puluh kali lipat.

Dilansir dari media Global Times, kepala produsen vaksin Sinovac Yin Weidong mengatakan hal ini diperoleh dari uji klinis fase kedua dalam penelitian suntikkan tiga dosis. Yin mengatakan dalam penelitian itu Sinovac menempatkan suntikan ketiga dalam interval waktu sekitar tiga hingga enam bulan.


Uji coba tersebut memperlihatkan hasil respon antibodi di dalam tubuh mereka bisa melonjak sepuluh kali lipat dalam seminggu dan dua puluh kali lipat dalam 15 hari. Namun ia menyebut hal ini masih harus diteliti lebih lanjut.

"Setelah menyelesaikan dua suntikan, tubuh kita sudah menghasilkan memori kekebalan. Adapun kapan suntikan ketiga akan dibutuhkan, tolong beri peneliti lebih banyak waktu untuk mempelajarinya," kata Yin.

Dengan klaim dapat meningkatkan respon imun tubuh 20 kali lebih kuat, vaksin CoronaVac buatan Sinovac diprediksi dapat melawan varian baru dari virus corona. Meski begitu juru bicara perusahaan mengatakan studi imunogenisitas vaksin Sinovac terhadap varian baru corona tengah berlangsung.

"Inactivated vaccine Sinovac memiliki rute proses yang matang," kata Liu Pericheng.

Secara teori, strain-strain baru corona seharusnya tidak berdampak pada rute proses efektifnya vaksin Sinovac. Meski begitu, Sinovac akan tetap melakukan uji coba skala kecil untuk memastikan hal tersebut.

Sementara itu, otoritas China tengah memperhitungkan kapan mereka akan memberikan vaksin corona ketiga atau vaksin booster kepada masyarakatnya. Perhitungan berdasarkan analisis kelompok awal vaksinasi untuk memerangi strain atau mutasi baru Corona.

"Data dari orang yang divaksinasi enam bulan lalu sekarang sedang dianalisis, dan hasil awal menunjukkan bahwa tingkat antibodi untuk sekitar setengah dari mereka masih baik," jelas Shao Yiming, seorang dokter terkemuka dan ahli imunologi dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit China, mengatakan kepada media.

"Dengan dukungan data ilmiah, kami akan menentukan kapan orang yang sudah lama divaksinasi harus diberikan suntikan booster."

Vaksin CoronaVac telah mendapatkan persetujuan penggunaan darurat dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO). Dalam rilisnya, WHO menyebut vaksin Sinovac terbukti ampuh dalam menahan keparahan penyakit yang diakibatkan infeksi Covid-19.

"Hasil kemanjuran vaksin menunjukkan bahwa vaksin mencegah penyakit simtomatik pada 51% dari mereka yang divaksinasi dan mencegah Covid-19 yang parah pada 100% dari populasi yang diteliti," kata WHO.


[Gambas:Video CNBC]

(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading