Jadi Seperti Ini Endingnya Bitcoin Jika 21 Juta Keping Eksis?

Tech - roy, CNBC Indonesia
28 May 2021 13:45
Bitcoin. (Dok: Freepik)

Jakarta, CNBC Indonesia - Bitcoin, cryptocurrency yang mengguncang dunia ini sudah beredar sekitar 18,7 juta koin. Tepatnya 18.720.187 koin.

Masih ada 2.279.812 koin yang belum beredar. Adapun harga per koinnya saat ini mencapai Rp 527 juta pada 28 Mei 2021.

Dalam Whitepapernya, Bitcoin memiliki ketentuan di mana persediaannya terbatas. Nantinya, hanya akan ada 21 juta bitcoin yang bisa diproduksi. Diprediksi, seluruh Bitcoin pada tahun 2140 nantinya 21 juta koin akan beredar. Lalu bagaimana ending dari Bitcoin jika sudah semua eksis?

Kepala Bappebti Indrasari Wisnu Wardhana mengungkapkan, jikalau Bitcoin semua sudah eksis nantinya ia mengibaratkannya seperti 'barang antik'.

Ilustrasi/ Bitcoin/Aristya RahadianFoto: Ilustrasi/Bitcoin/Aristya Rahadian



Di mana kemungkinan tidak semua umat manusia memilikinya.

"Barang antik, kalau dimiliki pasti harganya mahal. Kita tidak akan pernah tahu seperti apa ke depannya. Mungkin saja Bitcoin bisa untuk membeli sesuatu di luar sana atau bagaikan barang antik yang nantinya dilirik dan diperebutkan kolektor," tutur Wisnu saat berkunjung ke Transmedia, Kamis (27/5/2021).

Indonesia sendiri, sudah memfinalisasi bursa khusus perdagangan kripto di bawah Kemendag dan digagas oleh Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappepti).


Nantinya, layaknya Bursa Efek Indonesia (BEI) akan diatur lebih jauh untuk penawaran koin perdana atau Initial Coin Offering bagi setiap pihak. "Ini diperdagangkan di crypto-exchange Indonesia, di mana memiliki SRO (Self Regulatory Organization) sendiri," ungkap Wisnu.

Wisnu bercerita, saat ini jumlah investor yang ikut meramaikan bursa kripto di Indonesia melalui platform yang legal mencapai 5,6 juta. Adapun nilai transaksinya cukup signifikan di 4 bulan pertama 2021.

"Nilai transaksinya mencapai Rp 237 triliun hingga bulan ke-empat 2021. Banyak yang sudah bertransaksi di platform jual beli crypto yang legal berizin Bappebti."

Mendag Muhammad Lutfi dalam kesempatan yang sama mengatakan, Bitcoin bukan tidak memiliki nilai fundamentalnya. Bitcoin menurutnya bernilai.

"Nilai itu diperoleh dari berapa besar nilai yang dikeluarkan saat menambangnya. Saat ini menambangnya cukup sulit, di mana diperlukan server yang besar, dan kemudian listrik yang juga tidak sedikit. Bitcoin itu bernilai," terang Lutfi.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Mohon Dibaca, Warning Elon Musk Soal Kripto


(dru/dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading