Soal Dugaan Data Bocor, Ini Tindakan BPJS Kesehatan

Tech - Wilda Asmarini, CNBC Indonesia
22 May 2021 08:20
Infografis/ Naik Lagi! Ini Ini Daftar Iuran Terbaru  BPJS Kesehatan 2021/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - BPJS Kesehatan akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor. Hal ini terjadi setelah Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memanggil BPJS Kesehatan, kemarin, Jumat (21/05/2021).

Hal tersebut diungkapkan Juru Bicara Kementerian Kominfo, Dedy Permadi.

"BPJS segera akan memastikan dan menguji ulang data pribadi yang diduga bocor," kata Dedy, dalam keterangannya yang diterima CNBC Indonesia, Jumat (21/5/2021).


Dia mengatakan, BPJS Kesehatan akan melakukan investigasi terkait dugaan bocornya data ini. Proses investigasi ini akan dilakukan dengan koordinasi bersama Kementerian Kominfo dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Selain itu, imbuhnya, pihak BPJS juga akan melakukan langkah pengamanan data.

"Langkah-langkah pengamanan data akan dilakukan oleh BPJS untuk memitigasi risiko kebocoran data pribadi yang lebih luas," jelasnya.

Sebelumnya, Dedy mengatakan jika dari sampel data yang ada diduga identik dengan data BPJS Kesehatan. Ini berdasarkan pada data Nomor Kartu (Noka), Kode Kantor, Data Keluarga/Data Tanggungan, dan status Pembayaran yang identik data BPJS Kesehatan.

Sementara itu, data sampel yang beredar berjumlah 1 juta data. Namun menurut Kominfo, hanya berjumlah 100.002 data.

Selain itu, Kominfo melakukan langkah antisipasi dengan mengajukan pemutusan akses pada tiga tautan yakni bayfiles.com, mega.nz, dan anonfiles.com.

"Sampai saat ini tautan di bayfiles.com dan mega.nz telah dilakukan takedown, sedangkan anonfiles.com masih terus diupayakan untuk pemutusan akses segera," kata Dedy.


[Gambas:Video CNBC]

(wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading