Vaksin Sinopharm 'Ditawarkan' Jadi Dosis Ketiga Vaksin Covid

Lynda Hasibuan,  CNBC Indonesia
20 May 2021 13:02
Vaksin Sinopharm 'Ditawarkan' Jadi Dosis Ketiga Vaksin Covid
Foto: Vaksin Covid-19 Sinopharm (Zhang Yuwei/Xinhua via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Baru-baru ini, sejumlah negara seperti Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain, hingga Inggris sedang merencanakan dosis ketiga vaksin Covid-19 sebagai 'booster' pascadisuntik dosis kedua.

Vaksin Sinopharm 'ditawarkan' menjadi 'booster'. Vaksin ketiga itu akan diprioritaskan bagi kelompok rentan.

"Langkah UEA adalah bagian dari strategi proaktif untuk memberikan perlindungan maksimum bagi masyarakat," tulis Otoritas Manajemen Bencana dan Krisis Darurat Nasional (NCEMA).

Menurut NCEMA, pemberian dosis ketiga vaksin Covid-19 akan dimulai pada warga usia di atas 60 tahun atau pengidap penyakit kronis.

Dikutip dari Reuters, Kamis (20/5/2021), Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), pekan lalu menyetujui vaksin Covid-19 Sinopharm untuk penggunaan darurat.
Berdasarkan hasil uji klinis fase III, dua dosis vaksin Covid-19 Sinopharm dengan interval vaksin 21 hari, memiliki efikasi 79% terhadap infeksi bergejala Covid-19.

UEA, yang memimpin uji klinis fase III dari vaksin Covid-19 Sinopharm, telah mulai memproduksinya di bawah usaha antara Sinopharm dan perusahaan teknologi Grup 42 yang berbasis di Abu Dhabi.

"UEA, pusat bisnis dan pariwisata regional dari sekitar 9 juta orang, telah memvaksinasi sekitar 73% dari populasi yang memenuhi syarat," kata NCEMA.

UEA menyediakan empat jenis vaksin Covid-19 secara gratis, tetapi tidak memberikan perincian untuk masing-masing vaksin. UEA pada, Selasa (18/5/2021), melaporkan 1.270 infeksi baru Covid-19 sehingga total menjadi 548.681 kasus dengan 1.637 kematian.

(miq/miq) Add logo_svg as a preferred
source on Google
[Gambas:Video CNBC]
Next Article Menkes Sebut Harga Vaksin Booster Rp100 Ribu Masih Make Sense


Most Popular
Features