Begini Cara Mencairkan Bansos Tunai DKI Rp 300 Ribu

Tech - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
03 April 2021 16:25
Petugas Pos Indonesia menyalurkankan bantuan sosial (bansos) ke pemukiman di wilayah Kenari, Jakarta Pusat, Rabu (6/1/2021). Pemerintah telah meresmikan penyaluran bantuan tunai se-Indonesia hari ini.  (CNBC Indonesia/Andrean Kristianto)

Jakarta, CNBC Indonesia - Dinas Sosial DKI Jakarta kembali mengumumkan dana Bantuan Sosial Tunai (BST) tahap ketiga sudah cair mulai Sabtu (3/4/2021) hari ini.

Bagi anda yang merasa berhak mendapatkan bantuan ini Dinas Sosial DKI Jakarta melalui akun instagram @dinsosdkijakarta, menyatakan bahwa dana senilai Rp 300 ribu dapat dicairkan melalui ATM Bank DKI mulai hari ini.

"Penerima BST tahap 3 sudah dapat mencairkan melalui ATM Bank DKI mulai 3 April 2021," tulis @dinsosdkijakarta, Jumat (2/4).


Selain itu, masyarakat yang akan mencairkan dana BST diingatkan untuk tertib menjaga protokol kesehatan seperti memakai masker, memakai hand sanitizer atau mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Bantuan Sosial Tahap (BST) Tahap 3 bakal segera cair, nih! Berikut adalah info seputar BST Tahap 3. Simak dengan seksama ya !"

Positingan ini mendapat respons yang beragam, ada yang masih merasa kesulitan mendapatkannya, bahkan ada yang mengaku sudah mendapatkan pencairan.

"Akhirnya cair jg,,, Jakarta Utara udah min," ujar salah satu warganet menanggapi postingan di atas.

Sebelumnya pemerintah pusat memastikan program BST tidak akan dilanjutkan per April 2021 karena tidak mendapat anggaran lebih. Menteri Sosial Tri Rismaharini mengatakan alasan lain BST disetop adalah karena situasi pandemi covid-19 di Indonesia sudah mulai menunjukkan perbaikan di skala mikro.

Risma tetap membuka pintu bagi masyarakat yang masih membutuhkan bantuan pemerintah. Bantuan dapat diajukan dan akan dibantu lewat bantuan pangan non-tunai (BPNT).

Anggaran untuk penyaluran bansos masuk dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) 2021. Pemerintah mengalokasikan dana PEN sebesar Rp 699,43 triliun atau naik 21 persen dari realisasi PEN 2020.

Anggaran PEN 2021 akan disebar untuk lima klaster, antara lain perlindungan sosial sebesar Rp157,41 triliun, kesehatan sebesar Rp 176,3 triliun, kluster UMKM dan korporasi sebesar Rp 186,81 triliun, program prioritas sebesar Rp 125,06 triliun, insentif usaha sebesar Rp 53,86 triliun.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading