Awas Panas! Petinggi Uni Eropa Sebut Tak Butuh Vaksin Rusia

Tech - roy, CNBC Indonesia
22 March 2021 11:15
A Russian medical worker prepares a shot of Russia's Sputnik V coronavirus vaccine in Moscow, Russia, Saturday, Dec. 5, 2020. Thousands of doctors, teachers and others in high-risk groups have signed up for COVID-19 vaccinations in Moscow starting Saturday, a precursor to a sweeping Russia-wide immunization effort. (AP Photo/Pavel Golovkin)

Jakarta, CNBC Indonesia - Uni Eropa tidak membutuhkan vaksin Sputnik V Rusia untuk lawan Covid-19 dan dapat mencapai kekebalan di seluruh benua Eropa menggunakan produksi Eropa.

Ini adalah Pernyataan seorang eksekutif Uni Eropa Thierry Breton. Ia menyebut Uni Eropa bisa mencapai kekebalan komunal (herd immunity) pada 14 Juli 2021, atau hari Bastille, hari nasional Prancis.

Komisi Eropa telah dikritik karena peluncuran program vaksinasi Covid-19 yang lambat ketika Uni Eropa menghadapi peningkatan kasus dan seiring program penyuntikan vaksin Inggris yang semakin meningkat.


"Kami sama sekali tidak membutuhkan Sputnik V," ujar Internal Market Commissioner Uni eropa Thierry Breton, yang mengepalai gugus tugas vaksin eksekutif UE kepada stasiun televisi TF1, seperti dilansir dari Reuters, Senin (22/3/2021).

"Hari ini, kami jelas memiliki kapasitas untuk mengirimkan 300-350 juta dosis pada akhir Juni dan oleh karena itu pada 14 Juli ... kami memiliki kemungkinan mencapai kekebalan di seluruh benua," katanya.

Thierry Breton mengulangi komentar sebelumnya bahwa UE harus membantu Rusia dalam produksi vaksin jika diperlukan tetapi prioritas harus diberikan kepada Eropa, katanya.

"Dosisnya ada, sekarang orang harus menerima vaksinasi dan logistiknya sudah kita miliki," katanya.

Dalam serangkaian posting Twitter, pembuat vaksin Sputnik V menuduh Breton "jelas bias".

"Orang Eropa menginginkan pilihan vaksin yang aman dan efisien, yang sejauh ini gagal Anda berikan," katanya. "Jika ini adalah posisi resmi UE, harap beri tahu kami bahwa tidak ada alasan untuk mengejar persetujuan EMA karena bias politik Anda. Kami akan terus menyelamatkan nyawa di negara lain. "

European Medicines Agency (EMA) meluncurkan tinjauan bergulir vaksin Sputnik V awal bulan ini.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading