Pfizer, Moderna Cs Cuan Besar dari Vaksin Covid, ini Buktinya

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
16 March 2021 18:24
Infografis: Jurus Sukses Vaksinasi Covid Ala Harvard, RI Punya Semua?

Jakarta, CNBC Indonesia - Vaksin untuk masyarakat dunia saat ini mungkin dianggap sebagai obat mujarab menanggulangi pandemi. Sementara bagi perusahaan produsen vaksin, produk itu diharapkan bisa menghasilkan keuntungan besar bagi mereka.

Harga satu vaksin memang tak terlalu mahal. Misalnya Pfizer yang membanderol satu dosis nya kurang dari US$20 atau Rp288 ribu.

Namun dari penjualan vaksinnya, Pfizer berharap bisa mencapai US$15 miliar atau Rp216,09 triliun hingga akhir tahun ini. Dengan margin keuntungan diharapkan mencapai hampir 30%, dikutip CNN, Selasa (16/3/2021).


Bagi perusahaan farmasi, vaksin memang bukan jadi tempat mendulang pendapatan paling signifikan. Ini jika dibandingkan dengan obat untuk mengobati kondisi kronis. Bisnis vaksin juga dikatakan sangat mengerikan apalagi yang mendapatkan kegagalan.

"Ini jadi bisnis mengerikan jika vaksin gagal. Akan dihapuskan. Jelas bagi Pfizer dan Moderna dan Johnson&Johnson, ini sukses besar," kata Senior Managing Director Guggenheim Securities, Seamus Fernandes.

Di masa depan penggunaan vaksin pun kemungkinan masih akan ada. Sebab orang masih perlu vaksin untuk melindungi dari varian baru di masa depan.

Pfizer tak menutup kemungkinan di masa depan perusahaan akan mengembangkan vaksin dengan varian lonjakan."Ada skenario terburuk untuk meningkatkan pasien yang divaksinasi dengan vaksin yang dikodekan pada varian lonjakan," kata CEO Pfizer, Albert Boura.

Vaksin baru ini juga berarti akan ada lebih banyak pembelian dan membuat banyak keuntungan bagi perusahaan.

Di sisi lain, vaksin Covid-19 juga dinilai sebagai anugerah bagi perusahaan untuk hubungan pada masyarakat saat ini. Menurut Profesor Bisnis di John Hopkins University, Tinglong Dai, pasien tidak tahu produsen obat yang mereka konsumsi atau hanya tahu merk obat saja.

Sementara vaksin virus coroan membuat para produsen tersebut mengembangkan merk terbaik mereka. Perusahaan penghasil vaksin itu juga dianggap sebagai penyelamat dunia.

"Ada perubahan cara orang memandang mereka. Mereka tidak rakus soal harga. Mereka menyelamatkan dunia. Ini PR yang sangat brilian," ungkap Tinglong Dai.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Data Final Uji Klinis Vaksin Moderna: Manjur 94% Lawan Covid


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading