Resmi! Harga Mobil Listrik Tesla Naik Sampai Rp 143 Juta

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
11 March 2021 17:55
Tesla Model 3s and X's are shown charging in an underground parking lot next to a Tesla store in San Diego,California, U.S., May 30, 2018. REUTERS/Mike Blake

Jakarta, CNBC Indonesia - Tesla menaikkan harga jual pada sejumlah produk mobil listrik alias electric vehicle. Harga baru itu sudah terlihat di situs web resmi perusahaan tersebut.

Misalnya saja Model Y Long Range dan Model S Plaid yang saat ini harganya ditambah US$ 10 ribu (Rp143,1 jutaan). Sementara untuk Model 3 Standard Range Plus naik dari US$36.990 (Rp529 jutaan) menjadi US$37.490 (Rp536,8 jutaan).

Produk lainnya yang mengalami kenaikan harga adalah Model 3 Long Range AWD, dari US$45.990 (Rp658,5 jutaan) menjadi US$46.490 (Rp665,6 jutaan), dikutip Reuters, Kamis (11/3/2021).


Sementara itu perusahaan tetap menjaga harga Performance Model Y dalam kisaran yang sama.

Kenaikan harga ini hanya berselang beberapa minggu saat Tesla sempat melakukan penurunan harga pada sejumlah produknya. Keputusan itu cukup mengejutkan sebab beberapa produsen mobil lawas melakukan terobosan di pasar kendaraan listrik.

Salah satu produk yang turun harga saat itu adalah Model 3 Standard Range turun menjadi US$36.990 dari sebelumnya US$37.990 (RP543,9 jutaan). Sementara itu untuk Mode Y Standard Range sempat turun US$39.990 (Rp572,6 jutaan) dari yang awalnya US$41.990 atau Rp601,2 jutaan.

Sedangkan untuk jajaran standar Model Y memiliki harga SUV mendekati harga sedan varian termahal Tesla yakni Model 3.

Di saat yang sama, Performa Model 3 naik dari US$54.990 (Rp787,3 jutaan) menjadi US$55.990 (Rp801,7 jutaan). Sedangkan Model Y menjadi US$60.990 (Rp873,3 jutaan) dari US$59.990 (Rp858,9 jutaan).

Saat itu keputusan Tesla menurunkan harga untuk sejumlah produknya dengan alasan upaya perusahaan meningkatkan pengirimannya.

Selama tahun lalu, Tesla berhasil melakukan pengiriman 499.550 kendaraan. Angka tersebut lebih banyak dari perkiraan Wall Street yakni 481.261 kendaraan.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading