Detik-detik NASA Mendarat di Mars, Semua Bersorak!

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
19 February 2021 10:49
In this undated photo released by the China National Space Administration, a view of the planet Mars is captured by China's Tianwen-1 Mars probe from a distance of 2.2 million kilometers (1.37 million miles). A Chinese spacecraft appears poised to enter orbit around Mars on Wednesday, Feb. 10, 2021, one day after an orbiter from the United Arab Emirates did so, and about a week ahead of an American attempt to put down another spacecraft on the surface of the red planet. (CNSA/Xinhua via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Robot penjelajah NASA, Perseverance akhirnya berhasil mendarat di Mars. Keberhasilan ini membuat pihak lembaga antariksa itu bersorak yang diabadikan dalam unggahan di akun resmi Twitter NASA.

Pejabat Administrator NASA, Steve Jurczyk mengatakan pendaratan tersebut jadi momen penting tidak hanya untuk NASA namun Amerika Serikat serta eksplorasi ruang angkasa secara global. Menurutnya misi ini jadi persiapan eksplorasi manusia ke Mars di masa depan.

"Misi Perseverance Mars 2020 menjadi perwujudan negara kita untuk bertahan bahkan saat situasi menantang, menginspirasi, dan memajukan ilmu pengetahuan serta eksplorasi. Misi itu sendiri personifikasi dari cita-cita manusia ke masa depan dan membantu kita menyiapkan eksplorasi manusia ke Planet Merah," kata Steve dikutip laman resmi NASA, Jumat (19/2/2021).

Misi ini diluncurkan pada 30 Juli 2020 dari Cape Canaveral Space Force Station di Florida, AS. Artinya Perseverance menempuh perjalanan 203 hari dan melintasi 472 juta kilometer hingga akhirnya sampai ke Mars.





Setelah mendarat di Mars, robot itu akan menjalani pengujian dalam beberapa minggu ke depan. Setelah itu Perseverance akan menjalani misi dalam dua tahun di wilayah Jezero Crater.

Perseverance akan melakukan penjelajahan dan menyelidiki batuan serta sedimen pada dasar danau Jezero dan sungai. Hal ini untuk melakukan karakterisasi geologi dan iklim di masa lalu pada wilayah tersebut.

Lebih dari itu, misi Perseverance ke Mars adalah mencari tanda-tanda kehidupan dari mikroba kuno. NASA dan lembaga antariksa Eropa, ESA, juga menjalankan kampanye Mars Sample Return yakni memungkinkan peneliti di Vumi untuk mempelajari sampe yang dikumpulkan Perseverance dan mencari tanda definitif kehidupan di masa lalu.

"Karena peristiwa menarik hari ini, sampel murni pertama dari lokasi yang didokumentasikan dari planet lain merupakan satu langkah lebih dekat untuk dikembalikan ke Bumi," kata Associated Administrator for Science NASA, Thomas Zurbuchen.

As menyusul China dan Arab Saudi yang sudah berada di Mars beberapa hari yang lalu. Tianwen-1 China mendarat pada 10 Februari 2021 dan sehari sebelumnya Hope UEA juga telah sampai di tempat yang sama.

Tianwen-1 berencana membawa sejumlah material murni dari Mars serta pulang ke Bumi pada 2030 mendatang.

Sementara itu untuk UEA pendaratan ini jadi sejarah sendiri, karena menjadikannya negara Arab pertama yang telah mencapai Mars. Negara itu jadi negara kedua yang berhasil masuk ke orbit planet hanya dalam satu kali percobaan.


[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading