Kasus Covid-19 Terus Turun, India Sudah Capai Herd Immunity?

Tech - Thea Fathanah Arbar, CNBC Indonesia
17 February 2021 20:47
Kondisi udara di India usai festival Diwali. (AP/Altaf Qadri)

Jakarta, CNBC Indonesia - Awalnya, virus corona penyebab Covid-19 di India menimbulkan kekhawatiran akan runtuhnya sistem kesehatan yang sudah rapuh di negara dengan populasi terbesar kedua di dunia.

Namun, ada fenomena menarik karena kasus infeksi mulai menurun pada September 2020. India kini melaporkan sekitar 11.000 kasus baru setiap hari dibandingkan dengan puncak kasus baru yang pernah hampir mencapai 100.000.

Semua itu membuat para ahli bingung. Tidak sedikit ahli yang menyatakan India sudah mencapai herd immunity (kekebalan kawanan) atau orang India kemungkinan memiliki perlindungan yang sudah ada sebelumnya dari keluarga coronavirus.

Di antara penjelasan yang mungkin untuk penurunan kasus adalah beberapa daerah yang luas sudah mencapai kekebalan kawanan atau diambang batas. Di mana cukup banyak orang telah mengembangkan kekebalan terhadap virus, dengan jatuh sakit atau divaksinasi.

Tetapi para ahli telah memperingatkan, meskipun kekebalan kawanan di beberapa tempat ikut bertanggung jawab atas penurunan tersebut, populasi secara keseluruhan tetap rentan.



Pemerintah India tetap harus terus mengambil tindakan pencegahan. Sebab, penelitian baru menunjukkan orang yang terinfeksi satu jenis virus dapat terinfeksi kembali dengan virus jenis baru.

Sementara ada lagi penelitian yang menunjukkan bahwa lebih banyak orang telah terinfeksi di kota-kota besar, daripada di desa. Bahkan penularan virus itu bergerak lebih lambat di pedesaan pedalaman.

"Di daerah pedesaan, tingkat penularannya rendah, dan kami dua pertiga di pedesaan. Itu adalah sesuatu yang harus kita ingat terus," kata Dr K Srinath Reddy, presiden Yayasan Kesehatan Masyarakat India, dikutip dari Aljazeera, Rabu (17/2/2021).

Kemungkinan lain adalah banyak orang India terpapar berbagai penyakit sepanjang hidup mereka, seperti kolera, tifus, dan tuberkulosis, dan paparan ini dapat memicu tubuh untuk meningkatkan respons kekebalan awal yang lebih kuat terhadap virus baru.

"Ini adalah kombinasi dari faktor-faktor yang memberi kekebalan pada populasi, tetapi bukan konsep kekebalan kawanan, yang seperti yang saya katakan sangat kabur," ujar Reddy.

Di sisi lain, Pemerintah India sebagian mengaitkan penurunan kasus tersebut dengan penggunaan masker. Masyarakat wajib mengenakan masker saat berada di ruang publik. Jika tidak, mereka akan dianggap melakukan pelanggaran dengan denda yang besar di beberapa kota.

India kini masih menjadi negara kedua dengan kasus Covid-19 terbanyak. Menurut data Worldometers per Rabu (17/2/2021), India memiliki 10.937.320 kasus positif, dengan 155.949 kematian, dan 10.644.858 pasien berhasil sembuh.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading