Ternyata PS5 Langka Akibat 'Ulah' Donald Trump, Kok Bisa?

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
04 February 2021 12:53
PS5

Jakarta, CNBC Indonesia - PlayStation 5 atau PS5 jadi salah satu konsol game langka. Sejak diluncurkan secara global pada 12 November 2020 banyak gamers yang mengeluhkan kesulitan mendapatkan konsol buatan Sony ini.

Chief Financial Officer Hiroki Totoki mengungkap alasan langka PS5. Ternyata karena kelangkaan semiconductor yang membuat Sony harus bersaing dengan perusahaan pembuat smartphone hingga produsen otomotif untuk mendapatkan chipset.

"Sulit bagi kami untuk meningkatkan produksi PS5 di tengah kekurangan semiconductor dan komponen lainnya," ujar Hiroki Totoki, seperti dikutip dari Reuters, Kamis (4/2/2021).


Satu bulan peluncuran pertama di 2020, Sony telah berhasil menjual 4,5 juta unit PS5. Pada kuartal I-2021 perusahaan menargetkan mampu menjual 7,6 juta unit PS5.

Akibat kelangkaan PS5, harga konsol game ini telah naik hingga dua kali lipat tingkat pengecek. Di Indonesia dijual secara resmi mulai Rp 7,8 juta namun di pasaran harganya bisa menyentuh Rp 15 juta ke atas.

Dunia sedang dilanda kelangkaan semiconductor dan chip akibat kebijakan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump yang membatasi produsen semiconductor China, Semiconductor Manufacturing International Corp (SMIC) ke dalam daftar hitam (blacklist).

Dengan kebijakan ini perusahaan AS dan perusahaan yang menggunakan teknologi AS harus mendapatkan izin dari Departemen Perdagangan AS untuk memasok komponen ke SMIC.

SMIC merupakan salah satu pemain besar dalam bisnis semiconductor dunia. Akibat kebijakan ini banyak perusahaan mengalihkan pemesanan semiconductor ke Taiwan Semiconductor Manufacturing Co (TSMC).

Perusahaan asal Taiwan ini pun kewalahan memenuhi permintaan yang membludak dari produsen smartphone, perusahaan otomotif hingga pembuat konsol game.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading