Raja Salman Disuntik Vaksin Covid-19 Pfizer-BioNTEch

Tech - Tommy S, CNBC Indonesia
09 January 2021 09:25
FILE - In this Saturday, June 1, 2019 file photo, Saudi King Salman, center left, is accompanied by Kuwait's Emir Sheikh Sabah al-Ahmad al-Jaber al-Sabah, center right, as they enter the Islamic Summit of the Organization of Islamic Cooperation (OIC) in Mecca, Saudi Arabia. Kuwait state television said Tuesday, Sept. 29, 2020, the country's 91-year-old ruler, Sheikh Sabah Al Ahmad Al Sabah, had died. (AP Photo/Amr Nabil, File)

Jakarta, CNBC Indonesia - Raja Arab Saudi, Salman bin Abdulaziz Al Saud, dilaporkan telah menerima suntikan vaksin Covid-19. Dalam suntikan ini, Raja Arab Saudi itu menggunakan vaksin besutan Pfizer-BioNTech.

Dikutip Arab News, Sabtu (9/1/2021) Raja Salman menerima suntikan vaksin itu di kota Neom. Hal ini disampaikan langsung oleh Menteri Kesehatan Tawfiq Al Rabiah.

"Hari ini, raja menerima vaksin untuk mencegahnya menerima virus, dan inisiatif ini menegaskan kebijakan Kerajaan selalu pencegahan sebelum pengobatan," ujar Al Rabiah.

"Terima kasih kepada raja yang telah memberikan semua jenis dukungan untuk kepentingan warga dan warga sejak awal pandemi hingga saat ini," tambahnya.

Sementara itu Putra Mahkota Mohammed bin Salman dan Pangeran Khalid bin Salman, bersama dengan beberapa pejabat senior Saudi lainnya, telah mengambil dosis pertama vaksin mereka. Sejauh ini satu juta orang telah mendaftar untuk vaksin tersebut dengan lebih dari 100.000 yang diinokulasi hingga saat ini di tiga pusat vaksin di Riyadh, Makkah dan Provinsi Timur.

Arab Saudi adalah negara Teluk kedua setelah Bahrain yang menyetujui penggunaan vaksin tersebut, yang dikembangkan oleh raksasa farmasi AS Pfizer dan mitranya dari Jerman, BioNTech.

Vaksinasi akan dilakukan dalam tiga tahap, kata kementerian kesehatan, dengan setiap tahap menargetkan demografi tertentu.



[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading