Kominfo Optimistis RI Sudah Beralih ke TV Digital 2022

Tech - Novina Putri Bestari, CNBC Indonesia
30 December 2020 19:30
Menteri Kominfo Johnny G. Plate dalam konferensi pers virtual dari Ruang Serbaguna Kementerian Kominfo, Jakarta, Senin (06/07/2020). - (Indra Kusuma)

Jakarta, CNBC Indonesia - Peralihan siaran analog ke digital alias Analog Switch Off direncanakan dilakukan pada 2 November 2022. Kementerian Kominfo meyakini program itu bisa dilaksanakan tepat waktu.

"Kami yakin dalam dua tahun ini bisa diselesaikan," kata Dirjen PPI Kementerian Kominfo, Ahmad Ramli, Rabu (30/12/2020).

Dia menuturkan saat ini sedang dibuat Rancangan PP untuk penyelenggaraan pos, telekomunikasi dan penyiaran setelah UU Cipta Kerja disahkan beberapa waktu lalu. Menurutnya dengan pengesahan aturan turunan itu bisa menyelesaikan perpindahan analog ke digital.


Pihak Kominfo pun juga sudah bertemu dengan asosiasi terkait dan siap melakukan simulcast atau siaran analog dan digital yang dilakukan bersamaan. Dengan begitu saat 2 November nanti siaran analog siap untuk dimatikan.

Sementara itu Dirjen SDPPI, Ismail menyebutkan jika program analog switch off akan membuat penghematan. Yakni sebanyak 112 MHz pada band 700 MHz yang dulu digunakan untuk siaran analog.

Spektrum band itu dikatakan Ismail bisa menjangkau lebih luas dibandingkan spektrum lain di atasnya. Termasuk untuk pengadaan jaringan 5G.

"Analog Switch Off membuka ruang percepatan 5G di Indonesia dan dapat meningkatkan kualitas layanan broadband mobile atau seluler di tanah air," kata dia.

Selain 5G, Menteri Kominfo Johnny Plate juga menyatakan jika digitalisasi penyiaran itu dapat mengoptimalisasi jaringan 4G di daerah 3T. Selain juga masyarakat mendapatkan kualitas siaran yang lebih bagus.

"112 MHz yang dapat digunakan dalam optimalisasi sinyal 4G di daerah 3T dan implementasi teknologi 5G," kata Johnny.


[Gambas:Video CNBC]

(hoi/hoi)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading