BRI Ventures & GDP Suntik Modal ke Produsen Sepatu Brodo

Tech - Donald Banjarnahor, CNBC Indonesia
14 December 2020 20:48
Brodo

Jakarta, CNBC Indonesia- Dana Ventura Sembrani Nusantara yang dikelola oleh BRI Ventures, kembali mengumumkan investasi di luar sektor fintech. Kali ini, Perusahaan Modal Ventura di bawah PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. (BBRI) itu berpartisipasi pada pendanaan Seri-A dari merek sepatu lokal Brodo.

Pendanaan ini utamanya akan digunakan untuk memperluas bisnis utama Brodo, serta memperbesar bisnis platform pemasaran digitalnya yang dinamakan Boleh Dicoba Digital (BDD). Ronde pendanaan ini juga diikuti oleh GDP Venture, perusahaan modal ventura asal Indonesia. 

"Kami mendukung penuh usaha Brodo dalam membangun brand yang kuat dengan dibantu oleh kemampuan yang sangat mumpuni di bidang pemasaran digital," ucap CEO BRI Ventures, Nicko Widjaja, dalam pernyataannya, Senin (14/12/2020).


Didirikan pada tahun 2010, Brodo memulai perjalanannya pada zaman yang memiliki persepsi bahwa kualitas sepatu merek internasional selalu jauh lebih bagus daripada merek lokal. Padahal, para pendiri Brodo yakin pengrajin lokal pun bisa membuat sepatu dengan kualitas yang sama.

Pada waktu itu, Yukka Harlanda dan Putera Dwi Karunia kemudian mencoba peruntungan mereka dengan menjual sepatu berbahan dasar kulit. Satu dekade berlalu, saat ini Brodo sudah merambah ke model sepatu lain dengan bahan dasar kanvas dan berkolaborasi dengan seniman-seniman muda lokal untuk meluncurkan sepatu-sepatu edisi terbatas.

"Pemahaman Brodo akan segmen yang mereka layani serta ambisi mereka untuk mendukung UMKM lainnya naik kelas bersama lewat utilisasi platform digital BDD menjadi sesuatu yang kami sangat apresiasi," ujar Nicko.

"BDD (Boleh Dicoba Digital) yang telah dibangun Brodo sudah menjadi cloud marketing platform bagi brand lokal diantaranya seperti Eiger, Cotton Ink, Kick Avenue, Rata.id, Never Too Lavish, dan banyak lagi. Saya sendiri melihatnya sebagai komponen yang terpenting dalam bisnis Brodo ke depannya, seperti AWS yang telah menjadi cloud computing platform untuk para startup yang juga merupakan bagian dari Amazon," lanjutnya.

Sementara itu, CEO Brodo, Yukka Harlanda, mengatakan menjadi sebuah kehormatan bagi Brodo bisa bergabung menjadi bagian dari keluarga BRI Ventures dan GDP Venture. 

"Kami berharap ini bisa menjadi momentum kebangkitan untuk brand UMKM lokal, terutama di momen penuh tantangan seperti sekarang, karena kami selalu dan harus percaya bahwa dibalik krisis akan ada kesempatan," ujarnya.

Yukka mengatakan akan menggunakan dana ini untuk 2 hal utama, yaitu berinvestasi pada inovasi produk dan rantai pasok di industri sepatu yang ditopang oleh para pelaku Industri Kecil dan Menengah Indonesia.

"Kedua, sesuai dengan komitmen Brodo terhadap ekosistem brand lokal, kami akan meluncurkan servis dan tools untuk membantu para brand lokal lainnya untuk bisa tumbuh berkembang lebih cepat lagi. Tidak terlalu banyak yang perlu dirayakan, sekarang waktunya kembali ke meja kerja, meja gambar, dan meja jahit, karena perjalanan kita baru saja dimulai," ujarnya.

Dana Ventura Sembrani Nusantara memiliki tesis investasi yang terfokus pada lima sektor: EARTH (Education, Agriculture, Retail, Transportation, Healthcare). "Investasi kami pada Brodo sesuai dengan fokus kami pada sektor ritel yang mengedepankan pendekatan dengan kearifan lokal serta memanfaatkan kanal-kanal digital secara optimal," ujar Ketua Pengelola Investasi Sembrani Nusantara, Markus Rahardja: 

Sektor ritel di Indonesia sendiri merupakan pasar yang sangat dinamis. Untuk memenangkan pasar yang daya belinya sedang meningkat ini, persaingan tidak hanya terjadi antar merek namun juga dengan para pemasok barang palsu. Pada tahun 2014, contohnya, kerugian yang dialami negara sebagai akibat dari perdagangan barang palsu mencapai US$ 4 miliar.

Seringkali, ketersediaan barang palsu menjadi alternatif bagi segmen konsumen yang sadar merek namun belum dapat membeli produk dengan merek internasional karena harganya yang relatif lebih mahal.

"Para pendiri Brodo menyadari hal ini dan berharap munculnya merek-merek lokal dengan kualitas yang tidak kalah baik dapat menjadi solusi bagi konsumen. Selain itu, konsumen generasi milenial dan generasi Z juga sudah sangat savvy dan tidak hanya memedulikan brand apa yang mereka pakai, tetapi juga prinsip dan idealisme apa yang diusung oleh brand tersebut dan customer experience seperti apa yang mereka dapat saat berinteraksi dengan brand," tutup Markus.


[Gambas:Video CNBC]

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading