Maaf, Bio Farma Klarifikasi Kemanjuran 97% Vaksin Sinovac

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
08 December 2020 19:05
Vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Minggu malam, 6 Desember 2020, langsung dibawa menuju Kantor Pusat Bio Farma di Kota Bandung. (Foto: Muchlis Jr - Sekretariat Presiden)

Jakarta, CNBC Indonesia - PT Bio Farma (Persero) menyebutkan hingga saat ini hasil uji klinis tahap tiga vaksin Covid-19, CoronaVac milik Sinovac masih berlangsung. Sehingga masih belum bisa dipastikan tingkat kemanjuran dari vaksin ini.

Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto mengatakan laporan interim hasil uji klinis ini diperkirakan masih akan dirilis pada Januari 2021 mendatang.

"Sampai saat ini uji klinis fase 3 masih berlangsung, dan diperkirakan baru bulan Januari ada interim report-nya," kata Bambang kepada CNBC Indonesia, Selasa (8/12/2020).

Dia mengungkapkan, hasil laporan dari tim uji klinis Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran ini akan menjadi landasan bagi Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk memberikan persetujuan penggunaan daruratnya.

"Data-data uji klinis dari tim uji klinis Fakultas Kedokteran Unpad tersebut nantinya akan diserahkan langsung ke BPOM untuk dilakukan evaluasi untuk proses persetujuan penggunaan daruratnya," terang dia.

Sebelumnya, disebutkan bahwa vaksin corona Sinovac memiliki tingkat kemanjuran 97% melawan Covid-19.



"Tim uji klinis kami menemukan bahwa data sementara menunjukkan kemanjuran hingga 97%," kata Iwan Setiawan, juru bicara Bio Farma seperti dikutip dari Reuters, Selasa (8/12/2020).

Namun demikian, Iwan tak merinci apakah data ini berasal dari uji klinis tahap akhir, namun ia kemudian mengungkapkan Bio Farma masih mengumpulkan data tentang kemanjuran vaksin dari uji klinis tahap tiga yang sedang berjalan.

Sebelumnya, Sinovac mengungkapkan vaksin CoronaVac buatannya memiliki tingkat kemanjuran 97% lawan infeksi Covid-19 pada orang dewasa sehat yang menerima dosis lebih rendah dalam uji klinis fase 1 dan fase 2.

Seorang juru bicara Sinovac mengatakan pada hari ini, perusahaan belum menerima pembacaan kemanjuran dari uji klinis Fase 3. Institut Butantan Brasil diharapkan akan mempublikasikan data uji klinis tahap akhir di Brasil pada 15 Desember 2020.




[Gambas:Video CNBC]

(dru)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading