Bill Gates: 6 Vaksin Corona Siap Disuntikkan Kuartal I-2021

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
08 December 2020 13:47
Philanthropist and Co-Chairman of the Bill & Melinda Gates Foundation Bill Gates gestures as he speaks to the audience during the Global Fund to Fight AIDS event at the Lyon's congress hall, central France, Thursday, Oct. 10, 2019. French President Emmanuel Macron said the conference of the Global Fund to fight against AIDS, tuberculosis and malaria raised at least $13.92 billion for the next three years. (Ludovic Marin/Pool Photo via AP)

Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu orang terkaya di dunia, yaitu Bill Gates, memprediksi akan ada setengah lusin vaksin Covid-19 yang mendapat persetujuan pemakaian, dan siap didistribusikan pada kuartal I-2021.

"Saya memperkirakan akan ada enam vaksin yang mendapat persetujuan pemakaian pada kuartal I-2021," ujar Bill Gates, saat berbicara di acara Singapore FinTech Festival, dilansir dari CNBC International, Selasa (8/12/2020).

Adapun nama vaksin yang diramal Bill Gates tersebut adalah vaksin dari Pfizer-BioNTech, lalu Moderna, AstraZeneca, Johnson & Johnson, serta Novavax. Namun dia tidak menyebut apa nama vaksin keenam yang bakal mendapat persetujuan.

Pekan lalu, Inggris menjadi negara pertama yang memberikan persetujuan penggunaan darurat untuk vaksin buatan Pfizer-BioNTech. Sementara Amerika Serikat (AS) dijadwalkan akan memberikan persetujuan untuk vaksin tersebut pada Kamis lusa.



Bill Gates, melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation, telah lama memberikan dukungan untuk pengembangan vaksin dunia. Gates memberikan ucapan selamat kepada para regulator di negara Barat yang secara cepat mengembangkan vaksin Covid-19.

"Regulator di negara Barat melakukan pekerjaan yang hebat. Mereka mengejar fase ketiga pengembangan vaksin dengan cara yang sangat profesional, melihat dengan teliti efek samping dan efektivitas vaksinnya," ujar Gates.

Dalam kesempatan itu, Gates menyuarakan agar distribusi vaksin dilakukan secara merata. Tidak hanya orang kaya saja yang mendapatkan akses ke vaksin tersebut.




Bill & Melinda Gates Fundation disebut telah melakukan kerja sama dengan Serum Institute asal India, yang merupakan produsen vaksin terbesar dunia secara volume, untuk mulai memproduksi dan mendistribusikan vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca. Serum juga akan memproduksi vaksin buatan Novavax.

"Golnya adalah melakukan vaksinasi sebanyak mungkin di 2021, sehingga pandemi bisa berakhir di 2022," ujar Gates.


[Gambas:Video CNBC]

(wed/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading