Herd Immunity Disebut Ampuh Lawan Corona, ini Kata Bos WHO

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
14 October 2020 18:00
Akhir Tahun 2021, WHO Siapkan 2 Miliar Dosis Vaksin  (CNBC Indonesia TV)

Jakarta, CNBC Indonesia - General Director World Health Organization (WHO) Tedros Ghebreyesus menyebut banyak orang salah kaprah soal herd immunity bisa menjadi senjata ampuh mengakhir pandemi virus corona Covid-19 dan hidup kembali normal.

Beberapa pandangan yang tersebar luas di masyarakat mengungkapkan harusnya virus corona dibiarkan menyebar secara alami di Bumi tanpa vaksin. Tujuannya agar menginfeksi sebagian besar penduduk Bumi dan tubuh merespons-nya dengan menciptakan antibodi sehingga tercipta kekebalan kelompok (herd immunity).

Berbicara dalam sebuah konferensi pers, Tedros Ghebreyesus pendekatan ini "bermasalah secara ilmiah dan etika." Sebab tidak diketahui dampak jangka panjang virus corona, kekuatan dan durasi respons kekebalan.


"Herd immunity dicapai dengan melindungi orang dari vaksin, bukan dengan membuat mereka terpapar virus," ujar Tedros Ghebreyesus, seperti dilaporkan BBC International, Rabu (14/10/2020).

"Tidak pernah dalalm sejarah kesehatan masyarakat herd immunity dipakai sebagai strategi melawan wabah, apalagi pandemi."

Tedros Ghebreyesus menambahkan berdasarkan tes seroprevalensi, di mana darah diuji untuk antibodi, hanya 10% oreng yang terpapar virus corona di banyak negara.

"Membiarkan Covid-19 beredar tanpa pemeriksaan berarti membiarkan infeksi, penderitaan, dan kematian yang tidak perlu," terang Tedros.

Informasi saja, saat ini ada lebih dari 37 juta penduduk dunia terkonfirmasi positif corona dengan satu juta lebih orang diketahui telah meninggal dunia.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/wia)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading