Trump Positif Corona, Bakal Diberi Obat Remdesivir?

Tech - Monica Wareza, CNBC Indonesia
03 October 2020 10:08
Sekitar ratusan pendukung calon presiden petahana Amerika Serikat, Donald Trump, yang mengikuti kampanye terbuka di Nevada. AP/Andrew Harnik

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump sedang melakukan perawatan di rumah sakit Walter Reed Medical Center setelah terkonfirmasi positif Covid-19. Lantas, apakah Trump akan diberi obat remdesivir?

Menurut Dokter Kepresidenan, Dr. Sean Conley saat ini obat yang diberikan kepada Trump adalah obat Regeneron REGN-COV2. Ini adalah bagian dari kelas obat COVID-19 eksperimental yang dikenal sebagai antibodi monoklonal: salinan buatan antibodi manusia terhadap virus yang sedang dipelajari untuk digunakan pada pasien dengan penyakit awal.

"Trump juga mengkonsumsi obat peningkat kekebalan tubuh, zinc dan vitamin D, aspirin, dan obat-obatan generik lainnya," ujar Sean Conley, seperti dikutip dari Reuters, Sabtu (3/10/2020).


Lantas apakah Trump akan mengkonsumsi remdesivir, obat Ebola yang juga disebut ampuh untuk melawan virus corona Covid-19?

Di AS Food and Drug Administration (FDA) telah memberikan otorisasi pengunaan darurat untuk dua perawatan. Pertama, remdesivir buata Gilead Sciences yang di sana bernama Veklury. Dalam uji klinis yang telah dilakukan obat ini berhasil berhasil mempersingkat masa inap pasien di rumah sakit.

Kedua, plasma penyembuhan. Ini adalah plasma yang berasal dari darah orang yang telah sembuah dari Covid-19 dan membawa antibodi yang dapat membantu pasien melawan Covid-19.

Rumah sakit AS juga diizinkan untuk menggunakan deksametason untuk penanganan pasien kritis. Obat ini tidak disarankan kepada penderita gejala ringan karena mengurangi kemampuan tubuh untuk melawan virus.

Kesimpulannya, saat ini Trump belum perlu mengkonsumsi remdesivir karena masih dalam masih mengalami gejala ringan. Remdesivir akan diberikan bagi pasien dengan gejala berat atau parah.


[Gambas:Video CNBC]
Artikel Selanjutnya

Kena Covid-19, Ini Komentar Kontroversial Trump Soal Corona


(roy/roy)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading