Erick Ungkap Kabar Baru Soal Vaksin 'Made in Bandung', Simak!

Tech - Anisatul Umah, CNBC Indonesia
16 August 2020 18:55
Menteri BUMN Erick Thohir saat peresmian staisun terpadu Tanah Abang, Rabu (17/6/2020) (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ketua Pelaksana Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional Erick Thohir memberikan kabar terbaru perihal perkembangan uji klinis fase III vaksin Covid-19 yang digelar di Bandung, Jawa Barat. Hal itu dipaparkan Erick saat berbicara dalam Nusantara Fashion Festival 2020 yang digelar secara virtual, Minggu (16/8/2020). 

"Kita harapkan kan imunisasi kepada relawan kan sudah berjalan hampir 10 hari sekarang. Mudah-mudahan saja nanti dalam dua minggu ke depan, sebagian pasti kan ada informasi terbaru," ujar Erick.

"Tetapi memang untuk amannya uji klinis ini kurang lebih enam bulan. Makanya seperti yang sudah saya sampaikan, Insya Allah kalau semuanya baik, pada bulan Januari-Februari kita bisa lakukan vaksinasi secara massal. Nah karena itu kita berharap semuanya baik," lanjutnya.

Erick juga mengungkapkan, pemerintah tidak hanya bergantung kepada vaksin hasil kerja sama dengan perusahaan asal China Sinovac. Asa pemerintah ada pada vaksin Merah-Putih yang sedang dikembangkan berbagai intansi pemerintah dan universitas dalam negeri.

"Kita juga sangat berharap juga vaksin Merah-Putih juga bisa ada. Karena saat ini kan kita masih melakukan kerja sama dengan negara-negara lain," kata Erick.

"Tetapi kalau vaksin Merah-Putih juga bisa didapatkan yang katanya 2021, memang pada imunisasi massal kan waktunya berbulan-bulan, tidak langsung selesai dalam satu bulan, nah pada saat itu kita harapkan vaksin Merah-Putih juga bisa ada, selain yang kita kerja sama dengan banyak negara lain itu," lanjutnya.



Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau pelaksanaan uji klinis fase III vaksin Covid-19 di Bandung, Jawa Barat, Selasa (11/8/2020). Pelaksanaan uji klinis itu digelar di Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran.

"Hari ini saya hadir di Fakultas Kedokteran UNPAD di Bandung, Jawa Barat ini, dalam rangka melihat secara langsung pelaksanaan penyuntikan yang perdana. Untuk imunisasi, untuk 1.620 relawan yang akan diujicobakan dan kita berharap uji klinis yang ke-3 ini nantinya Insya Allah akan diselesaikan dalam enam bulan ini," ujar Jokowi.

"Dan kita harapkan nanti di bulan Januari kita sudah bisa memproduksi dan sekaligus juga kalau produksinya sudah siap langsung diberikan vaksinasinya kepada seluruh masyarakat di tanah air," lanjutnya.

Menurut Jokowi, produksi untuk vaksin dilakukan oleh PT Bio Farma (Persero). Untuk Agustus ini, bisa diproduksi kurang lebih 100 juta vaksin.

"Tetapi nantinya di akhir tahun 2020 di Desember meningkat menjadi 250 juta vaksin. Artinya vaksin inilah yang nanti akan digunakan untuk vaksinasi di tanah air," kata Jokowi.



[Gambas:Video CNBC]

(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading