Jokowi: BUMN Siap Produksi 100-250 Juta Dosis Vaksin Corona

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
22 July 2020 10:38
(foto: Setpres RI)

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kemarin (21/7/2020) menerima tim uji klinis vaksin Covid-19 dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran, Bio Farma dan Badan Pegawas Obat dan Makanan (BPOM) di Istana Merdeka.

Dalam pertemua tersebut Jokowi mengatakan Indonesia akan melakukan uji klinis vaksin Covid-19 tahap tiga dengan melibatkan 1.630 sukarelawan dan hasilnya nanti akan dibandingkan dengan hasil uji klinis yang sama di berbagai negara.

"Proses dan protokol fase uji klinis tersebut akan mendapatkan pendampingan ketat dari BPOM. Apabila dinyatakan lolos, BPOM akan mempercepat pemberian izin edarnya," ujar Jokowi seperti dikutip dari Instagram Pribadinya, Rabu (22/7/2020).


Jokowi menambahkan jika uji klinis tahap tiga berhasil, maka vaksin akan produksi oleh Bio Farma.

"Menurut laporan yang saya terima, BUMN kita sudah siap memproduksi vaksin ini dengan kapasitas 100 juta dosis per tahun, bahkan bisa ditingkatkan jadi 250 juta dosis," terangnya.

Informasi saja dalam uji klinis fase tiga ini, pemerintah akan menggunakan vaksin Covid-19 yang dibuat oleh Sinovac Biotech, perusahaan asal China. Vaksin tersebut sudah tiba di Indonesia pada Minggu (19/7/2020).

Selain di Indonesia, uji klinis fase tiga vaksin bernama CoronaVac ini juga dilakukan di Brasil dan Bangladesh. Uji klinis fase satu dan fase dua vaksin Sinovac dilakukan di China dan menunjukkan hasil yang menggembirakan dengan terbentuknya antibodi Covid-19 di tubuh sukarelawan.


[Gambas:Video CNBC]

(roy/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading