Internasional

Kabar Terbaru Pengembangan Vaksin Covid-19 dari WHO

Tech - Ferry Sandi, CNBC Indonesia
28 June 2020 13:34
Infografis: 4 Negara Pesan Vaksin Covid-19, Rogoh Berapa Triliun?

Jakarta, CNBC Indonesia - Proses pembuatan vaksin guna melawan Covid-19 terus dikebut. Hal ini diungkapkan Kepala ilmuwan Badan Kesehatan Dunia (WHO) Soumya Swaminathan.

Setidaknya ada dua perusahaan berada di posisi terdepan dalam pembuatan vaksin. Pertama adalah perusahaan farmasi asal Inggris, AstraZeneca dan kedua adalah Moderna.


"Tentu saja dalam hal seberapa maju (vaksin), tahap di mana mereka berada, mereka jadi kandidat utama. Jadi mungkin saja mereka (Astra dan Moderna) akan mendapatkan hasil yang cukup awal," kata Swaminathan mengatakan pada konferensi pers sebagaimana dikutip dari Reuters.

"Kami tahu bahwa vaksin Moderna juga akan masuk ke uji klinis fase tiga, mungkin mulai pertengahan Juli, dan agar calon vaksin tidak jauh di belakang," tandas Swaminathan.

"Tapi saya pikir AstraZeneca tentu memiliki cakupan yang lebih global saat ini dalam hal di mana mereka melakukan dan merencanakan uji coba vaksin mereka," lanjutnya.

Swaminathan juga mengungkapkan WHO sedang dalam pembicaraan dengan beberapa produsen Cina, termasuk Sinovac (SVA.O), tentang vaksin potensial. Ia pun berujar tengah mengkaji vaksin dengan peneliti India.

Sebelumnya, AstraZeneca, yang tercatat di Bursa New York Stock Exchange (NYSE) dan London Stock Exchange. Perusahaan berencana memproduksi 2 miliar dosis vaksin virus corona baru penyebab Covid-19. Ini termasuk 400 juta untuk AS dan Inggris, serta 1 miliar untuk masyarakat di negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Saksikan video terkait di bawah ini:

Penting! Panduan Baru WHO karena Covid Menular di Udara


(sef/sef)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading