Perangi Monopoli, AS Siapkan Dakwaan Terhadap Google!

Tech - Muhammad Iqbal, CNBC Indonesia
17 May 2020 18:25
FILE PHOTO: The Google logo is seen at the
Jakarta, CNBC Indonesia - Departemen Kehakiman dan koalisi jaksa agung dari negara-negara bagian di Amerika Serikat (AS) bersiap mengajukan dakwaan antimonopoli terhadap raksasa teknologi, Google. Demikian laporan terbaru The Wall Street Journal seperti dikutip The Verge, Minggu (17/5/2020).

Laporan itu sejalan dengan pernyataan Jaksa Agung AS Wiliiam Bar beberapa waktu lalu. Saat itu, Barr berharap ada keputusan yang akan dilahirkan terkait penyelidikan kasus itu pada musim panas nanti.

Saat dikonfirmasi, Jaksa Agung Texas Ken Paxton mengonfirmasi hal itu. Ia berharap proses investigasi dapat selesai pada musim gugur, meskipun Paxton tidak menjelaskan tuntutan yang akan dilayangkan kepada Google.


Seperti diketahui, investigasi ini merupakan salah satu upaya termasif dalam mengatur bisnis Google oleh pemerintah AS. Google telah menyerahkan lebih dari 100 ribu dokumen kepada penyelidik sebagai bagian dari penyelidikan yang sedang berlangsung.

Saat berbicara dengan wartawan pada Kamis (14/5/2020), Paxton mengatakan kalau fokus utama adalah jangkauan luas jaringan periklanan online Google. 

"Kami pikir Google memiliki 7.000 titik data terkait manusia yang masih hidup. Mereka mengendalikan sisi pembeliau, sisi penjualan, dan pasar yang kami khawatirkan memberikan mereka terlalu banyak kekuatan," ujar Paxton.



Investigasi itu meliputi peran Google lantaran perannya dalam bisnis periklanan. Akan tetapi, investigasi tidak melibatkan keputusan yang dibuat oleh Google di Youtube maupun Google Playstore. Investigasi ini jadi 'makanan' bagi para politisi, terutama Partai Republik.

Dikonfirmasi The Verge, Google menolak untuk berspekulasi perihal laporan The Wall Street Journal.

"Kami terus terlibat dalam investasi yang dipimpin Departemen Kehakiman AS dan Jaksa Agung Paxton. Kami tidak berkomentar atas spekulasi yang ada," tulis perwakilan Google.

Lebih lanjut, Paxton bilang kalau dia berharap banyak perkembagan dari penyelidikan ini.

"Kami berada di jalur yang tepat untuk menyelesaikan penyelidikan ini," katanya.

[Gambas:Video CNBC]




(miq/miq)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading