Hati-hati! Ini yang Bikin 500 Juta iPhone Terancam Bahaya

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
24 April 2020 10:18
A demonstration of the newly released Apple products is seen following the product launch event at the Steve Jobs Theater in Cupertino, California, U.S. September 12, 2018. REUTERS/Stephen Lam
Jakarta, CNBC Indonesia - Perusahaan cybersecurity ZecOps menemukan sebuah bug yang membuat hacker bisa meretas dan mencuri data pengguna lebih dari 500 juta iPhone. Celah keamanan ini juga ditemukan pada iPad.

Dalam penelusuran ZecOps bug ini telah ada sejak 2012 atau iPhone yang menggunakan iOS 6. Diduga bug ini sudah digunakan sebanyak enam kali untuk serangan cyber di iPhone pengguna tertentu.


Bug ini terdapat pada aplikasi Mail, sebuah aplikasi email yang terinstal otomatis pada semua iPhone. Bug ini diberi nama sebagai 'nol klik', di mana pengguna akan dikirim email kosong. Pesan yang muncul "Pesan ini tidak memiliki konten".


Ketika email tersebut diklik atau dibuka dengan segera perangkat akan disusupi. Meski terlihat kosong, email ini berisi kode rahasia yang dirancang untuk membahayakan sistem dan melumpuhkan aplikasi Mail.

Hacker yang menyusup dapat membaca, mengedit, menghapus email apapun dalam aplikasi Mail. Selain itu, hakcer juga bisa menghapus email kosong yang dikirimkan sebelumnya.

"Selain gejala perlambatan sementara pada aplikasi Mail, pengguna tidak bisa mendeteksi perilaku aneh lainnya dari iPhone," tulis ZecOps seperti dilansir dari The Sun, Jumat (24/4/2020),

Pakar cyber memperingatkan bahwa bug itu digunakan untuk menargetkan perusahaan Fortune 500 di Amerika, serta jurnalis dan pekerja teknologi.

Kepada Reuters, Seorang juru bicara Apple mengakui bahwa ada kerentanan dalam software Apple untuk email pada iPhone dan iPad, yang dikenal sebagai aplikasi Mail, dan perusahaan telah mengembangkan perbaikan, yang akan diluncurkan dalam pembaruan (update) yang akan datang pada jutaan perangkat yang telah dijual secara global.

[Gambas:Video CNBC]




(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading