Bisakah Vaksin TBC Jadi Obat Corona? Ini Penjelasan WHO

Tech - Arif Budiansyah, CNBC Indonesia
15 April 2020 09:50
Kantor WHO. (Dok: WHO)
Jakarta, CNBC Indonesia - VaksinĀ Bacillus Calmette-Guerin (BCG) diklaim oleh sejumlah peneliti dapat dipakai untuk pengobatan pasien yang terinfeksi Covid-19. Pada umumnya Vaksin BCG lebih dikenal sebagai vaksin untuk melawan Tuberkulosis.

Contohnya, penelitian oleh otoritas kesehatan Australia Selatan yang mengikutsertakan ratusan staf rumah sakit untuk diberikan vaksin BCG yang dipercaya dapat meningkatkan imunitas terhadap virus corona.


Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) pun buka suara perihal ini bahwa ia tidak merekomendasikan bagi negara untuk menerapkan penggunaan vaksin BCG untuk menangkal virus corona. Alasannya karena belum ada bukti kuat.


"Karena absennya bukti, WHO tidak merekomendasikan vaksin BCG untuk cegah COVID-19. WHO tetap merekomendasikan vaksin BCG ini untuk bayi di negara yang tingkat kejadian tuberkulosisnya tinggi," tulis akun Twitter resmi WHO.


"Vaksin BCG bisa mencegah infeksi tuberkulosis parah pada anak-anak. Oleh sebab itu bila ada pengalihan suplai lokal kemungkinan bayi jadi tidak bisa imunisasi dan ini akan meningkatkan angka penyakit dan kematian karena tuberkulosis," lanjut WHO.

WHO juga mengatakan kalau saat ini sudah ada dua uji klinis yang sedang berlangsung untuk membahas manfaat vaksin BCG terhadap virus corona, namun pihaknya harus terlebih dahulu mengevaluasi bukti ketika itu sudah tersedia.

[Gambas:Video CNBC]





(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading