Transaksi BRILink Kalahkan OVO, Gopay, dan 40 Temannya

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
28 January 2020 15:51
Transaksi elektronik BRILink, agen bank milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (bank BRI) mengalahkan transaksi elektronik 42 penyelenggara uang elektronik.
Jakarta, CNBC Indonesia- Transaksi elektronik BRILink, agen bank milik PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (bank BRI) mengalahkan transaksi elektronik 42 penyelenggara uang elektronik.

Berdasarkan data dari Bank Indonesia, Selasa (28/1/2020) transaksi ke-42 penyelenggara uang elektronik sepanjang tahun 2019 mencapai Rp 186,5 triliun. Angka ini lebih rendah dibanding dengan transaksi BRILink sepanjang 2019 yang mencapai Rp 673 triliun.




Ke-42 penyelenggara elektronik tersebut diantaranya yang paling banyak digunakan oleh masyarakat adalah layanan kartu elektronik milik perbankan seperti Flazz, BRIZZI, E-money hingga Tap Cash. Sementara itu ada pula Go-Pay, OVO, LinkAja, hingga BluePay.

Bank BRI merupakan branchless banking milik Bank BRI yang biasa disebut Agen BRILink. Pada akhir Desember 2019 tercatat 422.160 orang telah menjadi Agen BRILink di seluruh Indonesia, tumbuh dari posisi akhir Desember 2018 sebanyak 401.550. Artinya, per hari sebanyak 56 orang bergabung menjadi Agen BRILink.

Sepanjang Januari hingga Desember 2019, Agen BRILink berhasil memproses 521 juta transaksi finansial. Apabila dibagi dengan jumlah hari kalender sebanyak 365 hari, maka terdapat lebih dari 1,4 juta transaksi finansial per hari atau 59 ribu transaksi per jam.

Peran Agen BRILink di tengah masyarakat nyatanya tidak hanya menyediakan layanan transaksi perbankan semata. Agen BRILink juga memfasilitasi masyarakat yang ingin mendapatkan akses asuransi mikro milik BRI yang disebut AM-KKM (Asuransi Mikro - Kecelakaan, Kesehatan dan Meninggal Dunia).

Selain itu Agen BRILink berperan dalam mendukung pelaksanaan program pemerintah, berlaku sebagai agen penyalur Bantuan Sosial Non Tunai dan sarana pembayaran zakat untuk mendukung program Inklusi Zakat.



Keberadaan Agen BRILink nyata terasa manfaatnya terutama di daerah 3T (tertinggal, terdepan dan terluar). Saat ini keberadaannya sudah merambah di 51.661 desa di seluruh penjuru negeri.

(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading