Mantap! Top Up E-Money Kini Bisa Pakai Aplikasi LinkAja

Tech - Yuni Astutik, CNBC Indonesia
01 November 2019 12:14
Pemilik e-money kini bisa melakukan isi ulang melalui aplikasi LinkAja.
Jakarta, CNBC Indonesia - Pemilik e-money kini bisa melakukan isi ulang melalui aplikasi LinkAja. Langkah ini merupakan wujud kerjasama PT Bank Mandiri Tbk (BMRI) dan PT Fintek Karya Nusantara (Finarya) atau dikenal dengan LinkAja.

Kerja sama ini memang bertujuan untuk mengoptimalisasi jaringan pembayaran yang telah dimiliki masing-masing pihak serta mengakselerasi pencapaian keberhasilan gerakan nasional non-tunai.

"Agenda hari ini pertama Top Up e-money bisa melalui LinkAja. Di Agenda ini Mandiri dan LinkAja sama-sama menguntungkan," kata Direktur Bisnis dan Jaringan Bank Mandiri Hery Gunardi dalam sambutannya di Plaza Mandiri, Jumat (1/11/2019).



Saat ini, kartu e-money sudah berjumlah cukup banyak, di mana hingga September mencapai lebih dari 19 juta kartu. Adapun total transaksi kartu per bulannya mencapai 18,63 juta transaksi.

"Untuk top up, hingga 96,3 juta, naik 10% dibandingkan dengan tahun lalu," ungkapnya.

Agenda kedua dalam kerja sama ini adalah penandatangan dengan 18 merchant Bank Mandiri. Di mana nantinya kerja sama ini memperkuat jaringan akseptasi retail merchant Bank Mandiri, terutama untuk transaksi menggunakan kode QR, serta meningkatkan transaksi EDC di merchant-merchant Mandiri dari pengguna LinkAja.

"Hingga September 2019, Bank Mandiri mengoperasikan lebih dari 230 ribu mesin EDC dengan jumlah frekuensi transaksi harian mencapai 570ribu transaksi senilai Rp 3 triliun," jelasnya.


Sementara itu, Direktur Utama Finarya Danu Wicaksana mengemukakan, kerja sama strategis antara Bank Mandiri dan LinkAja merupakan wujud komitmen kami dalam akselerasi digitalisasi transaksi di seluruh lapisan masyarakat Indonesia.

Harapannya, kehadiran fasilitas layanan isi saldo kartu Mandiri e-money dan perluasan penerimaan transaksi di berbagai merchant Bank Mandiri dapat semakin memperkaya pilihan layanan bagi pengguna setia LinkAja.

"Gerakan non tunai di indonesia masih terhambat, Karena masih berfikir pakai uang tunai, dengan kerjasama ini diharapkan bisa meningkat," tegasnya.

[Gambas:Video CNBC]


(dob/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading