Apple Rilis macOS Catalina, Sayonara iTunes!

Tech - Redaksi, CNBC Indonesia
08 October 2019 11:52
Apple Rilis macOS Catalina, Sayonara iTunes! Foto: Apple iTunes (Reuters/Mike Segar)
Jakarta, CNBC Indonesia - Apple akhir resmi mematikan iTunes. Aplikasi legendaris ini hilang setelah Apple meluncurkan pembaruan (update) software untuk laptop macbook bernama macOS Catalina. Kini iTunes diganti oleh tiga aplikasi berbeda: Apple TV, Apple Music dan Podcasts.

CNBC International menganggap langkah ini sebagai kebijakan cerdas setelah bertahun-tahun pengguna Apple mengeluh iTunes sudah ketinggalan zaman, seperti dikutip Selasa (8/10/2019).


Apple Music akan fokus pada streaming music dan lagu-lagu yang telah dibeli. Apple TV akan memungkinkan pengguna menonton dan mengunduh film yang sudah di beli dan menonton acara seperti HBO dan Showtime yang terkenal. Sementara Podcast memungkinkan pengguna menemukan podcast kesukaannya.


Apple mengumumkan rencana mematikan iTunes pada acara tahunan WorldWide Developer Conference di California (AS) pada Juni lalu.

"Masa depan iTunes itu bukan satu aplikasi, tapi tiga. Apple Music, Apple Podcasts, dan Apple TV," kata Wakil Presiden Senior dari divisi pengembangan piranti lunak Apple, Craig Federighi seperti dikutip dari AFP.

iTunes merupakan platform yang vital bagi pertumbuhan Apple pada awal tahun 2000-an. Platform ini menjadi ikon musik yang merevolusi cara pengguna menikmati musik yang telah mengantarkan era musik mp3.

iTunes diperkenalkan 18 tahun lalu di Maworld Expo 2001 dan menjadi solusi bagi industri musik untuk menghadapi pembajakan. iTunes kemudian berkembang menjadi layanan yang menyediakan film, musik hingga televisi.

Kini iTunes memang kurang memberikan kontribusi pada Apple. iTunes tergeser kehadiran layanan berbasis streaming seperti Apple Music yang jumlah penggunanya dan jumlah musik yang didownload mengalahkan iTunes. Layanan streaming kini memiliki pangsa pasar 75% dari industri musik AS.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading