Berbekal Koin Libra, Facebook Bisa Caplok Kuasa Bank Sentral

Tech - Roy Franedya, CNBC Indonesia
24 June 2019 13:12
Salah satu pendiri Facebook Inc, Chris Hughes kembali melayangkan kritik kepada raksasa media sosial asal AS itu.
Jakarta, CNBC Indonesia - Salah satu pendiri Facebook Inc, Chris Hughes kembali melayangkan kritik kepada raksasa media sosial asal AS itu. Kali ini ia mengkritik 'uang' Facebook Libra yang akan diluncurkan pada semester I-2019.

Chris Hughes mengatakan cryptocurrency Facebook akan bisa mengambil alih sebagian besar kebijakan moneter dari bank sentral ke Facebook. Kritik ini disampaikannya dalam opini di Financial Times yang terbit Jumat (19/6/2019).


"Jika regulator global tidak bertindak sekarang, itu bisa sangat terlambat," kata Chris Hughes, seperti dikutip CNBC Indonesia dari Reuters, Senin (21/6/2019).


Chris Hughes juga menyerang Libra Asossiation, pengawas koin Libra, yang disebut akan menempatkan kepentingan pribadi di atas kepentingan publik. Saat ini Libra Assosiation terdiri dari 28 perusahaan termasuk Facebook, Visa, Mastercard hingga Uber.

Koin Libra Disebut Bisa Caplok Kuasa Bank Sentral ke FacebookFoto: Doc. Facebook

Facebook tidak segera menanggapi permintaan komentar Reuters atas pernyataan Chris Hughes.

Libra merupakan uang Facebook yang akan digunakan untuk transfer uang dan pembeli produk-produk dari merchant yang tergabung dalam ekosistem Facebook. Saat ini diperkirakan ada 2,7 miliar pengguna Facebook di dunia.

Chris Hughes merupakan mantan teman sekamar CEO Facebook Mark Zuckerberg dan sama-sama mendiri Facebook. Pada Mei lalu Chris Hughes menuliskan opini di New York Times yang menyerukan pemisahan Facebook, WhatsApp dan Instagram. Alasannya, Facebook sudah terlalu kuat, cenderung monopoli dan mematikan pesaing.

Simak video tentang Facebook di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/dob)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading