Perkembangan Teknologi

Menelusuri Errornya WhatsApp, Instagram, Sampai Facebook

Tech - Bernhart Farras, CNBC Indonesia
15 March 2019 10:51
Menelusuri Errornya WhatsApp, Instagram, Sampai Facebook
Jakarta, CNBC Indonesia - Pertumbuhan pengguna internet pada 2019 sangatlah mengesankan. Tidaklah heran ketika kemarin Kamis (14/3/2019) Facebook, Instagram, dan WhatsApp mengalami pemadaman atau down bikin heboh jagat maya.

Facebook mengalami gangguan (down) mulai Rabu pukul 09.00 waktu Pacific Time (PT) yang diikuti secara bersama dengan Instagram dan Whatsapp. Situs pelacak Down Detecter menghitung Facebook mengalami error hingga 24 jam.

Facebook tidak menjelaskan alasan kenapa beberapa pengguna kesulitan mengakses media sosial paling populer ini. Namun, Facebook mengkonfirmasi dan menyatakan akan menyelesaikan masalah ini secepatnya. 

Error pada Facebook dirasakan beberapa pengguna di AS, Eropa, Amerika Selatan, Australia, dan Asia, menurut peta Down Detector. Pengguna WhatsApp milik Facebook juga melaporkan mengalami masalah dalam mengirim foto di aplikasi. Namun Instagram dan Whatsapp sudah pulih beberapa jam kemudian.



Ini adalah kali pertama dalam tahun ini Facebook sulit diakses. Pada November 2018, jejaring sosial itu mengalami hal yang sama karena uji coba yang dijalankan perusahaan. Pengguna kesulitan mengakses Facebook selama 40 menit. Pada bulan yang sama, Facebook dan Instagram down selama berjam-jam.

Kasus Facebook down kali ini menjadi yang terlama dalam sejarah Facebook. Kasus yang sama, Facebook down dalam jangka waktu lama terjadi pada 2008 tetapi tidak selama saat ini. Kala itu Facebook memiliki 125 juta pengguna.


Facebook Inc pun mengkonfirmasi adanya gangguan (down) ketika membuka Facebook, Instagram dan WhatsApp melalui akun twitter resminya.

"Kami menyadari beberapa orang menghadapi masalah akses [aplikasi] keluarga Facebook. Kami sedang bekerja untuk menyelesaikan masalah ini secepatnya," cuit Facebook.

Facebook Sudah pulih

Facebook down memunculkan banyak spekulasi akan ada serangan para hacker dengan menggunakan teknik Distributed denial of Service (DDoS).

Ini adalah cara klasik dalam melumpuhkan suatu situs, di mana peretas sengaja menggunakan server layanan tertentu. Caranya dengan membanjiri server layanan itu dengan lalu lintas yang tinggi, sehingga situs sulit diakses pengguna lain.


Namun, Facebook Inc buru-buru memastikan masalah bukan karena serangan DDoS. "Kami mengkonfirmasi ini tidak terkait dengan serangan DDos," cuit Facebook, seperti dikutip Kamis (14/3/2019).

Pada 14 Maret pukul 9:24 (PT) Facebook mengabarkan sudah kembali pulih layanannya. Facebook menyatakan eror yang terjadi karena adanya perubahan konfigurasi server.

"Kemarin, sebagai akibat dari perubahan konfigurasi server, banyak orang mengalami kesulitan mengakses aplikasi dan layanan kami. Kami sekarang telah menyelesaikan masalah dan sistem kami sedang pulih. Kami mohon maaf atas ketidaknyamanan ini dan menghargai kesabaran semua orang," tulis Facebook dalam akun resminya.

Saksikan video tentang Facebook, Instagram, dan WhatsApp yang down di bawah ini:
[Gambas:Video CNBC]


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading