Gara-gara Go-Jek Cs Harga Rumah Bisa Lebih Murah, Beneran?

Tech - Yanurisa Ananta & Ratu Rina, CNBC Indonesia
27 February 2019 14:27
Go-Jek memudahkan masyarakat mengakses tempat.
Jakarta, CNBC Indonesia - Senior Vice President (SVP) Teknologi Informasi Bank BNI, M Faisal Jazuli, mengatakan kehadiran teknologi digital seperti Go-Jek hingga GoPay merupakan revolusi bisnis besar yang terjadi di Indonesia.

Go-Jek dapat mempengaruhi budaya masyarakat dalam hal melakukan berbagai aktivitas ekonomi dan sosial. Bahkan, ia memperkirakan kehadiran Go-Jek akan mempengaruhi harga rumah di masa depan. Sebagai contoh, masyarakat nantinya sudah tidak lagi mempertimbangkan pembelian rumah dengan melihat lokasinya yang strategis dan kemudahan akses ke berbagai tempat seperti pasar hingga transportasi.


Hal ini didukung dengan berkembangnya teknologi digital seperti Go-Jek dan pasar online yang dapat mengurangi pertimbangan jarak maupun akses tersebut.


"Kita lihat dengan adanya Go-Jek, ini budaya Go-Jek dan GoPay bisa mempengaruhi harga rumah, Contohnya, dulu kalau kita cari rumah kan selalu memikirkan akses, bagaimana kita dapat akses layanan pasar, cari sesuatu gampang, dekat dengan sumber," kata Faisal dalam diskusi 'Mendorong Sinergi Lembaga Keuangan Fintech' di Jakarta, Rabu 27 Februari 2019.

"Dengan adanya Go-Jek dan pasar online itu, sebetulnya salah satu nilai itu bergeser jadi enggak ada isu lagi kita beli rumah dekat pasar, karena dengan adanya Go-Jek kita bisa pesan apa saja dan di mana saja. Go-Jek suatu revolusi, memengaruhi tidak hanya finansial, tetapi budaya. Dengan adanya Go-Jek, beberapa tahun ke depan akan pengaruhi harga rumah," jelasnya.

Untuk itu, industri jasa keuangan konvensional harus melakukan kerja sama dengan industri teknologi digital khususnya fintech payment. Hal ini dilakukan agar industri jasa keuangan konvensional tetap dapat diterima oleh masyarakat seiring pesatnya kemajuan teknologi.

"Kenapa Go-Jek bisa diterima masyarakat, karena dia tumbuh dari use case. Kalau budaya sudah di-accept masyarakat, berarti fintech berhasil create pasar baru. Jadi, produk itu sebelumnya dari perusahaan, sekarang dari customer, customer centric," Ujarnya.

"Ke depan kita yakin dan paham bahwa bank tidak bisa hidup sendiri, bank harus kolaborasi dengan fintech untuk meng-Grab nasabah yg memilki karakter unik dan tersebar di seluruh Indonesia." tuturnya.


(roy/roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading