Singapura Potensi Besar Jadi Pasar Produk Halal RI

Syariah - Lidya Julita Sembiring, CNBC Indonesia
21 June 2021 11:57
Infografis/Meski Resesi, Singapura tetap jadi investor terbesar RI/Aristya Rahadian

Jakarta, CNBC Indonesia - Indonesia semakin gencar membawa ekonomi halal dalam negeri ke pasar global. Sebab, Indonesia dinilai memiliki potensi besar menjadi pusat produsen produk halal di dunia.

Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo mengatakan, salah satu pasar internasional utama yang perlu untuk digenjot adalah Singapura. Menurutnya, Singapura memiliki kemitraan dagang dengan banyak negara di dunia yang bisa dimanfaatkan Indonesia memasukkan produk halalnya.

"Singapura mereka adalah hub, yang memungkinkan kita masuk jaringan pasar dan kemitraan yang lebih luas. Singapura punya sejumlah perjanjian perdagangan bebas dengan berbagai negara yang bisa dimanfaatkan untuk ekonomi syariah," ujarnya dalam opening ceremony 1st Indonesia Internasional Halal Fair, Senin (21/6/2021).


Salah satu yang dinilai perlu untuk digenjot adalah produk makanan halal. Ia menjelaskan, meski masyarakat muslim di Singapura hanya 14% dari total penduduknya tapi merasa terlindungi oleh negaranya.

Terlindungi dalam hal ini adalah, mudah untuk mendapatkan produk makanan halal. Sebab, pemerintahnya memproteksi warga muslimnya dengan memberikan pengetahuan kepada seluruh pelaku usaha untuk memberikan informasi mengenai kehalalan dan tidaknya produk yang dijual.

"Saya baru tujuh bulan disini, tapi saya datang ke tempat-tempat penjualan pangan dan kalau tidak halal pedagang akan aktif memberi tahu nggak halal. Jadi, kehadiran negara memberikan proteksi ke masyarakat benar-benar penting," jelasnya.

Oleh karenanya, ia meminta seluruh jajaran pengurus ekonomi islam syariah cabang Singapura yang sudah dilantik bisa terus semakin aktif mempromosikan dan membawa produk halal Indonesia. Ini adalah jalan awal untuk bisa menguasai pasar global.

"Harapan positif untuk pengembangan ekonomi syariah semakin tinggi terutama dikukuhkan mess looking grup di Singapura," kata dia.


[Gambas:Video CNBC]

(mij/mij)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading