Jokowi & Ma'ruf Sepakat Potensi Wakaf RI 'Gede', Tapi...

Syariah - Chandra Gian Asmara, CNBC Indonesia
25 January 2021 11:32
Presiden Joko Widodo dalam acara Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang

Jakarta, CNBC Indonesia - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin sepakat potensi wakaf di Indonesia bernilai besar. Namun, potensi tersebut belum dimanfaatkan secara maksimal.

Berbicara dalam Peluncuran Gerakan Nasional Wakaf Uang dan Peresmian Brand Ekonomi Syariah, Jokowi menyebut potensi wakaf di Indonesia per tahun bisa mencapai Rp 2 triliun.

"Dan potensi wakaf uang bisa menembus angka Rp 188 triliun," kata Jokowi di Istana Negara, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (25/1/2021).


Jokowi menginginkan agar potensi tersebut tak hanya dimanfaatkan untuk tujuan ibadah, melainkan juga dikembangkan untuk menyelesaikan masalah sosial ekonomi di Tanah Air.

"Yang memberikan dampak signifikan bagi pengurangan kemiskinan dan ketimpangan sosial dalam masyarakat," katanya.

Dalam kesempatan sama, Ma'ruf Amin mengatakan sudah sejak lama umat Islam di Indonesia mempraktikkan wakaf dalam kehidupan sehari-hari. Namun, potensinya memang belum bisa dimaksimalkan.

"Potensi wakaf yang besar ini belum dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Selain itu, pemanfaatan wakaf masih lebih banyak digunakan untuk bidang sosial, peribadatan, yaitu untuk penyediaan masjid, madrasah, dan makam," jelasnya.

Pengelolaan wakaf, kata Ma'ruf perlu didukung dengan memperbanyak kanal-kanal penerima wakaf uang, terutama dengan mengaktifkan peran Lembaga Keuangan Syariah Penerima Wakaf Uang.

"Lembaga keuangan mikro syariah ini dapat digunakan sebagai tempat penerimaan wakaf uang berbasis masyarakat. Sehingga keberadaan dan peran aktif lembaga keuangan mikro syariah harus menyebar merata untuk melayani masyarakat," jelasnya.


[Gambas:Video CNBC]

(cha/cha)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading