Meski Harga Naik, Permintaan Umrah Meningkat 50% di Ramadan

Syariah - Arina Yulistara, CNBC Indonesia
02 June 2018 14:10
Meski Harga Naik, Permintaan Umrah Meningkat 50% di Ramadan
Jakarta, CNBC Indonesia - Banyak orang Indonesia yang ingin pergi umrah di bulan puasa untuk meningkatkan kualitas ibadah mereka. Meski harganya lebih tinggi, peminat umrah di Ramadan lebih tinggi dari bulan lainnya. Hal tersebut diakui oleh pemilik usaha travel umrah 'Elhasbu Travel', Lulu Elhasbu.

Pengusaha wanita berhijab itu mengatakan bahwa tren permintaan umrah saat Ramadan selalu meningkat hingga 50%. Peningkatan terjadi biasanya di penghujung bulan puasa.

[Gambas:Video CNBC]


"Alhamdulillah Ramadan ini semakin meningkat karena orang lebih pengen khusyuk di sana. Saat di reguler biasa orang masih mikir soal harga tapi kalau Ramadan walaupun harganya meningkat mereka nggak terlalu pusing karena setahun sekali ya. Ramadan di Saudi itu high season. Kebanyakan orang mengincar malam-malam terakhir Ramadan karena pada malam ke-27 jadi favorit banget bukan jamaah saja tapi orang Saudinya juga. Peningkatannya bisa sampai 50%," aku Lulu Elhasbu kepada CNBC Indonesia saat ditemui di kawasan TMII, Jakarta Timur.

Wanita yang memulai usaha travel umrah sejak 2015 itu menjelaskan saat bulan biasa, ia bisa memberangkatkan sekitar 50 jamaah. Sedangkan ketika bulan puasa, jamaahnya meningkat hingga 100 orang.

Untuk harga sendiri, paket umrah buat reguler dipatok dengan biaya mulai dari Rp 20 juta sampai Rp 27 jutaan tergantung bintang hotelnya. Sementara saat Ramadan, harganya naik mulai dari Rp 33 juta hingga Rp 35 jutaan. Kenaikan harga ini diakui Lulu Elhasbu juga karena faktor peningkatan biaya transportasi serta akomodas dari Indonesia ke Arab Saudi.

"Kenaikan harga juga karena biaya di sana lebih mahal. Harga pesawat sampai hotel naik juga," tambahnya.


(roy)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading