Laba Bersih BNI Syariah 2017 Rp 306,68 Miliar, Naik 10,6%

Syariah - gita rossiana, CNBC Indonesia
27 February 2018 10:32
Laba Bersih BNI Syariah 2017 Rp 306,68 Miliar, Naik 10,6%
Jakarta, CNBC Indonesia-PT BNI Syariah mencatatkan perolehan laba bersih Rp 306,68 miliar sepanjang 2017. Nilai tersebut meningkat 10,6% dari perolehan 2016 sebesar Rp 277,37 miliar.

Plt. Direktur Utama BNI Syariah, Abdullah Firman Wibowo, menjelaskan peningkatan laba tersebut ditopang oleh ekspansi pembiayaan, peningkatan fee based income dan rasio dana murah yang stabil.

Sementara dari sisi aset, hingga akhir 2017 tercatat sebesar Rp 34,82 triliun, meningkat 23% dari perolehan pada 2016.


"Pertumbuhan aset ini lebih tinggi dari pertumbuhan industri sebesar 19%," ujar dia dalam acara pemaparan kinerja di Kantor Pusat BNI Syariah, Jakarta, Selasa (27/2/2018).

Selanjutnya, dari sisi pembiayaan sudah tersalurkan Rp 23,6 triliun, meningkat 15,14%. Pertumbuhan ini disesuaikan dengan pertumbuhan industri di kisaran 15,16%.

Dari total pembiayaan yang disalurkan, segmen konsumer mencatat kontribusi terbesar 51,5% atau mencapai Rp 12,16 triliun. Diikuti segmen kecil dan menengah sebesar Rp 5,13 triliun (21,7%), segmen komersial Rp 4,53 triliun (19,2%), segmen mikro Rp 1,4 triliun (5,9%), dan Hasanah Card Rp 371,62 miliar (1,7%).

"Penyaluran pembiayaan diikuti dengan rasio pembiayaan bermasalah (non performing loan/NPL) sebesar 2,89%," kata dia.

Selain pembiayaan, penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) mencapai Rp 29,38 triliun, meningkat 21,2%. Adapun komposisi dana pihak ketiga (DPK) didominasi dana murah yang mencapai 51,6%.

Lebih lanjut, pada akhir 2017 lalu, BNI Syariah mendapat tambahan modal dari PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk sebesar Rp 1 triliun. Suntikan modal tersebut meningkatkan rasio kecukupan modal (capital adequacy ratio/CAR) menjadi 20,14%. (git/wed)
Terpopuler
    spinner loading
Features
    spinner loading