MARKET DATA

Ini Sektor Ekonomi Penopang Pertumbuhan PDB RI di Kuartal III 2026

Zhafa Yuda Rehema,  CNBC Indonesia
05 November 2026 16:20
Ilustrasi ekonomi Korea Selatan. (AP Photo)
Foto: Ilustrasi ekonomi Korea Selatan. (AP Photo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Ekonomi Indonesia menunjukkan kinerja positif pada kuartal III-2026. Sejumlah lapangan usaha mencatat pertumbuhan tinggi, membuat ekonomi Indonesia tumbuh 5,47% secara tahunan (year-on-year/y-on-y) pada kuartal III-2026 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi adalah Industri Pengolahan, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan, Perdagangan, Konstruksi, serta Pertambangan dan Penggalian.

Sementara itu, jika dilihat dari pertumbuhan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum menjadi sektor paling moncer, diikuti Jasa Keuangan dan Asuransi, Jasa Lainnya, Transportasi dan Pergudangan, serta Pengadaan Listrik dan Gas.

Deputi Bidang Neraca dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Moh. Edy Mahmud, dalam rilis BPS, Kamis (5/11/2026), menyampaikan bahwa lima lapangan usaha dengan kontribusi terbesar terhadap ekonomi adalah Industri Pengolahan, Pertanian, Perdagangan, Konstruksi, dan Pertambangan.

Adapun daftar lapangan usaha dengan pertumbuhan tinggi antara lain:

Moh. Edy Mahmud juga melanjutkan, Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum tumbuh 11,22%, didorong oleh peningkatan hunian kamar hotel dan konsumsi masyarakat di rumah makan dan restoran.

Selain itu, Jasa Keuangan dan Asuransi tumbuh 8,47%, didorong oleh peningkatan intermediasi perbankan yang didukung oleh optimalisasi kebijakan insentif likuiditas makroprudensial.

Jasa Lainnya juga tumbuh 8,32%, didorong oleh peningkatan jumlah wisatawan mancanegara dan jumlah perjalanan wisatawan nusantara.

Dari sisi kontribusi terhadap PDB, Industri Pengolahan masih menjadi sektor terbesar dengan porsi mencapai 19,22%.

Selanjutnya, Pertanian, Kehutanan dan Perikanan berkontribusi 13,46%, Perdagangan 13,24%, Konstruksi 10,20%, serta Pertambangan dan Penggalian sebesar 9,19%.

Kelima lapangan usaha tersebut secara keseluruhan menyumbang sekitar 65,31% terhadap PDB Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa aktivitas ekonomi nasional masih banyak ditopang oleh sektor industri, pertanian, perdagangan, konstruksi, dan pertambangan.

Sementara itu, dari sisi sumber pertumbuhan ekonomi, Industri Pengolahan menjadi kontributor terbesar dengan sumbangan 1,20 poin persentase.

Perdagangan menyusul dengan kontribusi 0,94 poin persentase, diikuti Konstruksi sebesar 0,62 poin persentase dan Informasi dan Komunikasi sebesar 0,49 poin persentase.

Dengan demikian, meskipun sektor akomodasi dan makan minum menjadi lapangan usaha paling moncer dari sisi pertumbuhan, Industri Pengolahan tetap menjadi penopang utama perekonomian Indonesia dari sisi kontribusi terhadap PDB dan sumber pertumbuhan ekonomi.

 

(mae/mae)



Most Popular