Iran Diancam AS, Fed Mengancam Dunia - RI Terancam Transaksi Berjalan?
- Pasar keuangan Indonesia kompak menguat, bursa saham dan rupiah berakhir di zona hijau
- Wall Street ambruk di tengah kisruh utang Amerika
- Ancaman baru AS terhadap Iran serta rilis data ekonomi dari dalam dan luar negeri akan menjadi penggerak pasar hari ini
Jakarta, CNBC Indonesia- Pasar keuangan dalam negeri kompak ditutup menguat pada perdagangan kemarin. Bursa saham dan rupiah sama-sama menguat.
Pasar keuangan Indonesia diharapkan kembali menguat pada hari ini. Selengkapnya mengenai proyeksi pasar keuangan hari ini bisa dibaca pada halaman 3 artikel ini.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menguat lebih dari 1% pada perdagangan Kamis (20/8/2026). Penguatan indeks terutama ditopang saham-saham berbasis komoditas dan tambang.
Berdasarkan data perdagangan akhir sesi kedua, IHSG berada di level 6.501,58, menguat 107,46 poin atau 1,68%. IHSG dibuka di level 6.447,25 dan sempat menyentuh level tertinggi 6.514 dan terendah 6.4444.
Total transaksi mencapai Rp 15,01 triliun, yang melibatkan 43,68 miliar saham dalam 2,29 juta kali transaksi. Sebanyak 452 saham menguat, 190 saham melemah dan 150 saham lainnya stagnan.
Investor asing kembali mencatat net buy sebesar Rp 680,47 miliar.
(emb/emb)