MARKET DATA

Berkat Jokowi, Nanas RI Kini Menjajah China

mae,  CNBC Indonesia
16 July 2026 17:15
Buah nanas (Istimewa)
Foto: (Istimewa)

Jakarta, CNBC Indonesia - Produksi nanas Indonesia melonjak sepanjang 2025. Ekspor Indonesia juga ikut melesat, terutama ke China.

Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan produksi nanas nasional mencapai 3,21 juta ton, naik 17,3% atau bertambah 474,1 ribu ton dibandingkan 2024.

Kenaikan produksi ini sejalan dengan bertambahnya jumlah tanaman nanas yang memasuki masa panen.

Sepanjang 2025, jumlah tanaman yang menghasilkan mencapai 747,22 juta rumpun, meningkat 6,32% atau sekitar 44,45 juta rumpun dibandingkan tahun sebelumnya.

Puncak produksi terjadi pada triwulan II 2025, dengan hasil panen mencapai 844,79 ribu ton dari 593,49 juta rumpun tanaman yang menghasilkan.

Produksi nanasProduksi nanas Foto: BPS

 

Secara wilayah, Lampung masih menjadi lumbung nanas nasional dengan produksi mencapai 698,9 ribu ton, atau berkontribusi 21,74% terhadap total produksi nasional. Jumlah tanaman yang menghasilkan di provinsi ini mencapai 178,73 juta rumpun.

Posisi berikutnya ditempati Jawa Timur dengan produksi 506,41 ribu ton atau menyumbang 15,75% terhadap produksi nasional. Sementara Riau berada di peringkat ketiga dengan produksi 349,61 ribu ton atau sekitar 10,88% dari total produksi nasional.

Ekspor ke China Melonjak

Tak hanya dari sisi produksi, kinerja ekspor nanas Indonesia juga terus menguat. Nilai ekspor nanas sepanjang 2025 mencapai US$334,67 juta atau sekitar Rp 6 triliun (US$1= Rp 18.000). Angka ini meningkat 5,91% atau sekitar US$18,69 juta dibandingkan tahun sebelumnya.

Ekspor nanasEkspor nanas Foto: BPS

Amerika Serikat menjadi pasar terbesar nanas Indonesia dengan nilai ekspor mencapai US$88,89 juta atau setara 59,36 ribu ton. Disusul Belanda senilai US$34,44 juta (17,43 ribu ton) dan China sebesar US$31,60 juta (26,63 ribu ton).

Masuknya China dalam tiga besar pasar ekspor nanas Indonesia merupakan kabar baik.

Data BPS menunjukkan, ekspor ke China tidak pernah masuk tiga besar sebelum 2024. China bahkan kini menggeser Spanyol sebagai tujuan besar ekspor nanas.

Lonjakan ekspor nanas ke China adalah hasil manis dari kesepakatan dagang kedua negara.

Sebagai catatan, nanas pernah disinggung secara khusus dalam kesepakatan kerja sama China dan Indonesia saat mantan Presiden Joko Widodo (Jokowi)berkunjung ke China pada Juli 2022.


Salah satu kesepakatan penting yang disetujui Presiden Jokowi dan Presiden China Xi Jinping adalah ekspor nanas segar RI ke Beijing.


Betapa pentingnya peran nanas dalam kesepakatan ekonomi China dan Indonesia tercermin dalam Joint Press Statement bilateral kedua negara. Secara khusus, nanas disebut dalam pernyataan bilateral saat Jokowi dan Xi Jinpingbertemu, Selasa (26/7/2022).

 

Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa sore, 26 Juli 2022. Presiden Jokowi disambut oleh Presiden Xi dan keduanya langsung melakukan foto bersama. Setelahnya kedua pemimpin negara bersama-sama menuju ruang pertemuan. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa sore, 26 Juli 2022. Presiden Jokowi disambut oleh Presiden Xi dan keduanya langsung melakukan foto bersama. Setelahnya kedua pemimpin negara bersama-sama menuju ruang pertemuan. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden) Foto: Presiden Jokowi melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Republik Rakyat Tiongkok (RRT) Xi Jinping di Villa 14, Diaoyutai State Guesthouse, Beijing, Selasa sore, 26 Juli 2022. Presiden Jokowi disambut oleh Presiden Xi dan keduanya langsung melakukan foto bersama. Setelahnya kedua pemimpin negara bersama-sama menuju ruang pertemuan. (Dok: Biro Pers Sekretariat Presiden)



"Selama kunjungan, kedua negara menandatangani dokumen kerja sama di bidang pengembangan dan penelitian vaksin, pengembangan ekonomi hijau, penguatan informasi bea cukai, peningkatan capacitybuilding di bidang keamanan cyber, kelautan, dan importasi nanas Indonesia," tulis pernyataan tersebut.

Setelah tiga tahun kesepakatan itu, ekspor nanas ke China kini mengalir deras. Nanas Indonesia bersaing dengan Filipina, Thailand, Malaysia, dan Kosta Rica di pasar China.

Di sisi lain, impor nanas Indonesia masih sangat kecil. Sepanjang 2025, nilai impor hanya mencapai US$350,65 ribu, meski secara persentase melonjak 140,6% dibandingkan tahun sebelumnya.

Austria menjadi negara pemasok nanas terbesar ke Indonesia dengan nilai impor US$59,88 ribu, diikuti Thailand sebesar US$50,79 ribu, serta Tiongkok senilai US$21,29 ribu.

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular