MARKET DATA

Harga Batu Bara Membeku 4 Hari, Benarkah Karena Salah China?

mae,  CNBC Indonesia
24 June 2026 07:08
Aktivitas bongkar muat batubara di Terminal  Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara, Senin (19/10/2020). Dalam satu kali bongkar muat ada 7300 ton  yang di angkut dari kapal tongkang yang berasal dari Sungai Puting, Banjarmasin, Kalimantan. (CNBC Indonesi
Foto: Bongkar Muat Batu bara di Terminal Tanjung Priok TO 1, Jakarta Utara. (CNBC Indonesia/ Tri Susilo)

Jakarta, CNBC Indonesia - Harga batu bara masih bergerak stagnan.

Pada perdagangan Selasa (23/6/2026), harga batu bara ditutup di US$ 131,6 per ton atau menanjak tipis 0,07%.

Harga batu bara nyaris tidak bergerak dari posisi US$ 131 dalam empat hari terakhir karena belum ada kabar baik.

Harga batu bara termal di pelabuhan China melemah karena permintaan dari pembangkit listrik dan industri masih lesu. Persediaan batu bara di pelabuhan dan pembangkit relatif tinggi sehingga pembeli tidak terburu-buru melakukan pembelian.

Aktivitas perdagangan cenderung sepi karena banyak pelaku pasar memilih menunggu arah harga yang lebih jelas.

Di pasar impor, harga batu bara juga bergerak turun seiring lemahnya minat beli dari China dan India. Penawaran dari eksportir Indonesia dan Australia mulai menyesuaikan dengan kondisi pasar.

Produksi batu bara domestik China yang tinggi serta pasokan yang melimpah terus menekan kebutuhan impor. Di saat yang sama, pembangkitan listrik berbasis energi terbarukan dan musim permintaan rendah turut mengurangi konsumsi batu bara.

Tekanan harga diperkirakan masih berlanjut dalam jangka pendek, meski penurunan lebih dalam dapat dibatasi oleh biaya impor yang relatif tinggi dan potensi pengetatan pasokan dari beberapa wilayah produsen.

Sebagai catatan, impor batu bara termal China pada Mei 2026 tercatat 22,12 juta ton, turun 22,8% dibandingkan tahun lalu meski naik tipis 1,55% secara bulanan. Sepanjang Januari-Mei, impor mencapai 128 juta ton atau turun 11,77% secara tahunan.

(mae/mae) Add logo_svg as a preferred
source on Google



Most Popular