Produksi Rokok Mei Turun, Berkah Piala Dunia Belum Datang?
Jakarta, CNBC Indonesia - Produksi rokok Indonesia turun drastis pada Mei 2026.
Data Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan menunjukkan produksi rokok pada Mei 2026 mencapai 27,1 miliar batang.
Angka ini jatuh 12,6% dibandingkan April 2026 (month to month/mtm)Â tetapi naik 3,04% dibandingkan Mei 2025 (year on year/yoy).
Secara keseluruhan, produksi rokok Januari-Mei 2026 mencapai 129,3 miliar batang, naik 8% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Produksi Januari-Mei 2026 adalah yang tertinggi sejak 2019 atau tujuh tahun terakhir.
Piala Dunia Belum Bantu Permintaan Rokok?
Produksi rokok pada Mei 2026 bertepatan dengan sebulan sebelum digelarnya Piala Dunia 2026 yang mulai digelar hari ini, 12 Juni 2026.
Piala Dunia biasanya mendongkrak sejumlah permintaan produk konsumsi seperti rokok. Permintaan cukai pun bisa naik karena produsen menyiapkan tambahan produksi.
Sebagai contoh, Piala Dunia 2018 yang digelar 14 Juni-15 Juli 2018.
Sebulan sebelumnya yakni pada Mei 2018 naik 5,5% menjadi 34,46 miliar batang. Namun, perlu dicatat juga pada Juni 2018 juga ada bulan Ramadan yang merupakan puncak konsumsi.
Pada 2022, Piala Dunia digelar pada 22 November - 18 Desember 2022.
Saat itu, produksi rokok memang November hanya naik 0,82% menjadi 28,13 miliar tetapi sebelum Oktober justru turun 0,5%.
source on Google